Comscore Tracker

Berkunjung ke Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah, dan Harga Tiket

Siantar Zoo salah satu taman hewan tertua di Indonesia

Pematangsiantar, IDN Times - Bagi Anda yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, salah satu spot liburan yang sering direkomendasikan adalah kebun binatang. Taman hewan ini sendiri sudah hadir di beberapa kota di Indonesia, termasuk di Pematang Siantar. 

Berada di Jalan Gunung Simanuk-manuk No. 2, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Berada di pusat kota, kebun binatang ini terletak tidak jauh dari Museum Simalungun, Universitas Simalungun, Stasiun Pematang Siantar, Taman Kota Haji Adam Malik, dan Masjid Raya Pematang Siantar.

Nah, bagi wisatawan yang ingin mengunjungi taman hewan tersebut, simak dulu deh informasi yang dirangkum IDN Times berikut ini, ya!

1. Lebih dekat dengan Taman Hewan Siantar

Berkunjung ke Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah, dan Harga TiketIlustrasi kebun binatang (IDN Times/Reynaldy Wiranata)

Taman Hewan di Pematangsiantar ini biasa disebut Siantar Zoo. Banyak sekali tentunya yang akan diperoleh dari berwisata dengan mengunjungi taman hewan ini, hewan yang ada di sini terbilang lengkap sehingga pengunjung tidak akan merasa rugi jika berkunjung ke wisata yang satu ini.

Mengapa demikian? Di taman hewan ini pengunjung bisa melihat hewan-hewan yang dilindungi. Jenisnya juga beragam.

Baca Juga: Mengenal Jenderal yang Dulu Pernah Dipelihara Oleh Wagub Ijeck

2. Akses menuju Siantar Zoo

Berkunjung ke Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah, dan Harga TiketSuasana Kebun Binatang (IDN Times/Galih Persiana)

Untuk menuju lokasi ini apabila pengunjung berangkat dari kota Medan, maka akan menempuh waktu sekitar 3-4 jam perjalanan. Siantar Zoo terletak di Jalan Gunung Simanuk Manuk No. 2, Pematangsiantar.

Setibanya di lokasi, pengunjung dapat membeli tiket masuk taman hewan Siantar ini dengan Rp30 ribu per orang. Harga tersebut sebanding dengan keseruan, edukasi, dan kelengkapan yang akan didapat selama berada di dalam area.

Jam operasional taman hewan Siantar ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Namun, beberapa waktu belakangan ini, jam masuk berubah menjadi 10.00 hingga 17.00 WIB.

3. Salah satu yang dikenal di sini adalah buaya tua berusia 80 tahun

Berkunjung ke Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah, dan Harga Tiketilustrasi buaya (pixabay.com/zizome)

Hewan yang ada di taman hewan Siantar ini adalah Singa putih Afrika. Kemudian ada hewan endemik Indonesia, seperti spesies langka Harimau Sumatera. Kemudian, salah satu yang dikenal di sini adalah buaya tua berusia 80 tahun. Di kebun binatang ini terdapat puluhan mamalia, dan ratusan ekor unggas dan juga puluhan reptil. 

4. Taman hewan ini sudah ada sejak 1936 dan kini dikelola pihak swasta

Berkunjung ke Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah, dan Harga TiketIDN Times/Galih Persiana

Dilansir dari situs resminya, Kebun Binatang Pematang Siantar ternyata sudah eksis sejak lama, beroperasi pada tanggal 27 November 1936 silam di atas lahan seluas 4,5 hektare. Meski sudah berusia uzur, hingga detik ini, Kebun Binatang Pematang Siantar diklaim masih mempertahankan status sebagai kebun binatang dengan koleksi terlengkap dan terbaik di Provinsi Sumatera Utara.

Kebun Binatang Pematang Siantar sendiri merupakan kebun binatang keempat tertua di Indonesia yang masih bertahan setelah Kebun Binatang Surabaya, Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan di Bukittinggi, dan Kebun Binatang Bandung. Sejak tanggal 1 September 1996, pengelolaan kebun binatang ini diambil alih oleh PT Unitwin Indonesia Medan, dan mengubah namanya menjadi Taman Hewan Pematang Siantar (THPS).

Meskipun dengan berbagai keterbatasan, seperti makin sempitnya ruang yang tersedia, kurangnya pendanaan, serta pemahaman untuk proyek peremajaan eksibisi hewan, namun melalui usaha perawatan hewan yang cukup baik, taman hewan ini cukup berhasil dalam menjalankan peranannya sebagai lembaga konservasi serta dapat digolongkan sebagai salah satu kebun binatang yang terbaik di Indonesia. Taman Hewan Pematang Siantar sendiri mengantongi izin berupa Surat Keputusan Menteri Kehutanan dengan Nomor SK.84/Menhut-II/2007 yang dikeluarkan pada tanggal 15 Maret 2007.

5. Koleksi Satwa di Kebun Binatang Pematang Siantar

Berkunjung ke Taman Hewan Siantar: Info, Sejarah, dan Harga TiketIjeck saat mengunjungi Harimau Sumatra bernama Jenderal di Siantar Zoo (Dok. Instagram/@musa_rajekshah)

Taman Hewan Pematang Siantar menjadi salah satu tempat wisata yang asyik, dengan pemandangan yang enak di mata. Kandang-kandang satwa sudah disusun rapi di bawah pohon-pohon hijau berukuran raksasa yang menjulang tinggi. Hal tersebut membuat kebun binatang ini terasa sejuk karena terik matahari terhalang pohon yang rimbun.

Seperti kebun binatang pada umumnya, pengunjung dapat menjumpai beragam satwa saat liburan ke tempat ini. Bahkan, Kebun Binatang Pematang Siantar dikatakan memiliki koleksi yang terbilang unik dan tiada duanya di Indonesia, seperti buaya darat yang diklaim tertua yang berhasil bertahan hidup dalam asuhan manusia di dalam kebun binatang. Buaya Sinyulong tersebut bahkan mencapai usia 76 tahun pada 2012 lalu dan sudah ditampung sejak kebun binatang ini pertama kali beroperasi.

Selain keberadaan buaya tertua dalam penangkaran, THPS juga memiliki koleksi unik berupa liger yang murni merupakan hasil penangkaran sendiri oleh pihak kebun binatang, sekaligus menjadikan tempat ini satu-satunya kebun binatang di Indonesia yang sukses dalam menangkar liger. Sekadar informasi, liger adalah mamalia karnivora yang berjenis kucing besar hasil perkawinan silang antara singa dengan harimau.

Lihat Juga:   Info Daftar dan Tarif Tempat Pijat di Bogor Terbaru
Secara keseluruhan, kebun binatang ini memiliki 201 ekor mamalia dari 51 spesies, 455 ekor unggas dari 113 spesies, dan 59 ekor reptile dari 19 spesies. Hingga detik ini, jumlah koleksi yang terdapat di THPS terus bertambah karena kebun binatang ini memiliki kebijakan konservasi dan penangkaran satwa yang dapat terbilang sukses. THPS sebelumnya sudah berhasil dalam menangkar satwa yang termasuk langka seperti siamang, harimau putih, dan harimau Sumatra.

Baca Juga: Wisata Edukasi Medan Zoo Favorit Keluarga, Ini Fasilitas dan Tarifnya

Topic:

  • Doni Hermawan
  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya