TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Yuk Intip Homestay Ala Gampong Nusa Aceh Besar yang Diakui Dunia 

Dapat penghargaan ASEAN Homestay Award

Sejumlah penghargaan yang didapatkan Gampong Nusa dalam kategori wisata. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Aceh Besar, IDN Times - Gampong Nusa di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, dinobatkan sebagai daerah yang memiliki rumah tinggal atau homestay terbaik tingkat Asia Tenggara, pada Minggu (5/2/2023).

Atas capaian itu, desa itu berhak mendapatkan penghargaan kategori Asosiation of South East Asian Nations (ASEAN) Homestay Award pada acara ASEAN Tourism Awards Ceremony.

Lalu bagaimana suasana homestay di desa yang pernah luluh dihantam tsunami 2004 silam tersebut? Yuk intip kunjungan IDN Times ke Gampong Nusa.

1. Awalnya hanya dua rumah yang dijadikan homestay

Suasana Gampong Nusa, di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Homestay di Gampong Nusa bukanlah terbilang baru. Rumah tinggal dalam lingkungan keluarga tersebut telah ada sejak 2007. Kala itu, hanya dua rumah yang memiliki kamar untuk disewakan kepada tamu.

Ketua Guide Lembaga Pariwisata Nusa, Darmiati mengatakan, penginapan rumah tinggal tersebut mulai diorganisir delapan tahun kemudian atau tepatnya pada 2015 lalu. Hingga saat, telah ada 45 homestay tersebar di rumah warga Gampong Nusa.

“Kan mulai banyak tamu yang datang,” kata Darmiati kepada IDN Times.

2. Tetap menerapkan syariat Islam bagi tamu

Suasana Gampong Nusa, di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Bagi tamu yang ingin menyewa kamar di homestay Gampong Nusa, Darmiati menyarankan, agar sebaiknya melakukan registrasi terlebih dahulu untuk memesan dan menentukan jadwal kapan akan menginap.

Tidak hanya itu, sebagai salah satu desa wisata di Tanah Rencong, Gampong Nusa juga menerapkan syariat Islami sesuai aturan berlaku dalam memberikan pelayanan. Bagi pasangan yang ingin menyewa, diharapkan untuk membawa buku nikah atau sejenisnya.

“Kalau misalnya kita lihat yang keluarga, jadi kita buat satu rumah dan satu kamar saja gitu,” ujar Darmiati.

“Kalau pasangan gitu, kita pisah,” imbuh ketua Guide Lembaga Pariwisata Nusa.

3. Tarif sewa homestay hanya Rp90 ribu untuk satu malam

Suasana Gampong Nusa, di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Darmiati menyampaikan, untuk harga sewa homestay di Gampong Nusa dikenakan tarif Rp90 per orang untuk penginapan satu malam. Harga tersebut dikatakan, sudah termasuk sarapan pagi untuk tamu.

Dengan biaya yang dikeluarkan tak sampai Rp100 ribu per hari, para wisatawan sudah bisa menikmati suasana serta aktivitas kehidupan masyarakat Gampong Nusa di malam hari. Ditambah lagi, kamar yang disewa benar-benar dari rumah warga setempat.

“Karena di Nusa ini rumah-rumah warga yang kita pakai untuk jadikan homestay jadi otomatis tamunya bisa langsung bisa berinteraksi dengan yang punya rumah. Tidak seperti guest house yang mana tamunya sendiri dan yang punya rumah sendiri, kalau di Nusa tidak,” ucapnya.

4. Fasilitas kamar diseragamkan setiap homestay

Suasana kamar homestay di Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Bagi para wisatawan atau tamu yang hendak berkunjung dan merasakan tinggal di homestay Gampong Nusa jangan ragu, sebab pelayanan diberikan telah memiliki standarisasi. Tidak hanya itu, selama berwisata di desa, akan dipandu oleh pemandu atau guide setempat.

Darmiati mengatakan, awalnya setiap kamar homestay memiliki fasilitas berbeda-beda. Namun, kini telah disesuaikan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang telah disepakati seluruh warga.

“Kita buat standarisasi lembaga atau SOP, misalnya toiletnya harus bersih, kamarnya harus bersih, kita di sini ada SOP tidak boleh memakai AC di kamar dan hanya kipas angin,” imbuhnya.

Baca Juga: Potret Iriana Jokowi Gak Mau Duduk saat Nonton Konser Dewa 19 di Medan

Berita Terkini Lainnya