Medan kerap dikenang lewat kulinernya yang ramai dengan rasa yang berani. Tapi kota ini juga punya lapisan sejarah yang diam-diam membentuk wajahnya hari ini, terutama di pusat kota. Salah satu ruang yang menyimpan lapisan itu adalah Lapangan Benteng.
Bagi banyak warga, Lapangan Benteng selalu dikenal dengan ruang terbuka hijau, tempat olahraga, atau lokasi acara besar. Namun sebelum menjadi ruang publik seperti sekarang, kawasan ini lahir dari kepentingan yang jauh lebih serius, kekuasaan, pertahanan, dan tata kota kolonial membentuknya hingga kini.
Lapangan Benteng bukan dibangun sebagai taman kota. Ia tumbuh sebagai bagian dari strategi mengelola ruang, manusia, dan otoritas. Dari rawa-rawa Tanah Deli hingga proyek revitalisasi modern, lapangan ini terus berubah, tapi posisinya di jantung kota tidak pernah tergeser. Dengan sekelumit kisah yang ada, berikut 5 fakta unik terkait lapangan benteng Medan yang barangkali kamu belum tahu. Yuk simak!
