Legenda Putri Runduk sudah lama beredar di masyarakat pesisir Sibolga dan Tapanuli Tengah. Namun, cerita ini bukan sekadar dongeng lama yang diceritakan dari mulut ke mulut. Di balik kisah tragis sang putri, ada lapisan sejarah, simbol sosial, dan nilai budaya yang terus hidup sampai hari ini.
Generasi muda mungkin mengenalnya hanya sebagai tokoh yang “menjadi batu”, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa legenda ini memuat pesan yang jauh lebih luas. Putri Runduk hadir sebagai gambaran perempuan kuat yang menolak tunduk pada kekuasaan asing, sekaligus menjadi representasi martabat masyarakat pesisir.
Yang membuatnya menarik, kisah ini tidak berhenti sebagai cerita. Ia berkembang menjadi seni, identitas, hingga alat pemersatu masyarakat multikultur. Pulau Mursala, lagu-lagu Sikambang, hingga upacara adat pesisirsemuanya punya jejak kisah Putri Runduk yang mengalir dari generasi ke generasi. Dari itu, mari kita susuri 5 jejak dari cerita unik Puteri Runduk, cerita legenda asal Sibolga.
