Legiun asing PSPS Antonio Gamaroni saat berhasil mencetak gol kedua untuk PSPS (IDN Times/ IG pspsriau)
Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit, PSPS langsung tampil agresif. Hasilnya, gol cepat tercipta pada menit ke-7 melalui Asir Aziz. Berawal dari skema serangan rapi, Asir Aziz sukses memanfaatkan umpan dari Alfin Tuasalamony untuk menjebol gawang Persekat. Skor menjadi 1-0 untuk PSPS.
Dalam kondisi tertinggal, Persekat tidak mau ketinggalan dan mencoba memanfaatkan serangan balik cepat ke jantung pertahanan PSPS. Namun masih belum membuahkan hasil. Peluang demi peluang dilakukan Persekat untuk mencetak gol penyeimbang, namun belum mampu merubah kedudukan.
Persekat akhirnya mendapat kesempatan emas untuk mencetak gol penyeimbang. Dimana, pemain bertahan PSPS melakukan pelanggaran keras di kotak 16 pas, sehingga wasit harus melihat VAR dan menunjuk titik putih.
Pemain Persekat Riki Saputro yang bertindak sebagai eksekutor, gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Bola sepakannya mampu dibaca oleh penjaga gawang PSPS Pekanbaru Muhammad Darmawan.
Melihat sang kiper tampil gemilang, pemain PSPS lainnya semakin percaya diri mengendalikan permainan. Sedangkan Persekat, berusaha keluar menekan dan beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah, namun lini belakang PSPS tampil disiplin. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk PSPS.
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Persekat mencoba menyamakan kedudukan, sedangkan PSPS memilih bermain lebih sabar sambil menunggu celah serangan balik.
Gol penentu kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-89. pemain asing baru PSPS Antonio Augusto Gamaroni De Carvalho yang dimasukkan sejak babak ke 2 dimulai, berhasil mencetak gol ke 2 untuk PSPS. Gol ke 2 ini mengunci kemenangan PSPS hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-0 Untuk PSPS.