Pemain PSPS saat mencoba merebut bola dari kaki pemain Adhyaksa FC (IDN Times/ dok PSPS Pekanbaru)
Saat babak pertama dimulai, tepatnya di menit ke 10, PSPS berhasil membobol gawang Adhyaksa. Gol tersebut tercipta dari kaki Asir Aziz, yang berhasil mengontrol bola operan dari Vieri Donny Ariyanto. Skor 1-0 untuk PSPS.
Adhyaksa yang ketinggalan, langsung mencoba membangun serangan. Meskipun begitu, pemain Adhyaksa belum berhasil menyamakan kedudukan.
Kontroversi terjadi saat Viery Donny Ariyanto dinilai melakukan diving di kotak penalti, usai berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Adhyaksa. Wasit Yeni saat itu langsung menunjuk titik putih penalti.
Namun, pemain Adhyaksa lakukan protes. Atas hal itu wasit Yeni ragu dengan keputusannya yang memberikan hadiah penalti kepada PSPS sebelumnya. Sehingga wasit Yeni mengecek VAR dan membatalkan hadiah penalti untuk PSPS. Bahkan, Vieri Donny malah diberi kartu kuning karena dianggap menjatuhkan diri (diving) di kotak penalti lawan.
Setelah insiden itu, ribuan suporter PSPS Pekanbaru meneriaki Wasit dengan sebutan 'mafia' dan 'anjing'.
Di penghujung babak pertama, wasit Yeni kembali melakukan kontroversi. Adhyaksa mendapat hadiah penalti, setelah mengecek VAR. Dimana, wasit Yeni menilai, pemain PSPS melakukan pelanggaran terhadap pemain Adhyaksa di kotak penalti.
Saat itu Pelatih PSPS Aji Santoso bersama asisten pelatih dan tim manajemen langsung melakukan protes keras. Bahkan, Aji Santoso terlihat mendekati bench Adhyaksa dan menunjuk-nunjuk salah satu official tim Adhyaksa. Meskipun begitu, keputusan wasit Yeni tetap memberikan hadiah penalti kepada Adhyaksa.
Adilson Gancho da Silva yang maju sebagai eksekutor, sukses menaklukkan penjaga gawang PSPS Muhammad Darmawan. Skor 1-1 hingga peluit babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PSPS mencoba mengendalikan tempo permainan lewat pemain andalan mereka Asir Aziz. PSPS mencoba membangun serangan ke pertahanan Adhyaksa. Namun rapatnya barisan pertahanan Adhyaksa, membuat PSPS kesulitan menambah golnya.
Begitu juga dengan Adhyaksa, beberapa peluang juga belum bisa memaksimalkan serangan di pertahanan PSPS.
Pada menit ke 64, PSPS berhasil mengejutkan pertahanan Adhyaksa. Dimana, legiun asing Antonio Gamaroni berhasil mencetak gol. Sebelum memutuskan gol itu sah atau tidak, wasit Yeni kembali mengecek VAR. Hasilnya, gol tersebut dianulir, karena dianggap lebih dulu melakukan pelanggaran.
Pemain PSPS saat itu kembali protes. Namun keputusan wasit Yeni tak bisa diganggu gugat. Suporter pun kembali meneriaki wasit Yeni dengan kata 'mafia' dan 'anjing'.
Hingga peluit babak kedua dibunyikan, skor tidak berubah, yakni 1-1.