Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
clayton.png
Clayton Da Silveira Da Silva pemain asing baru PSMS (dok.PSMS)

Intinya sih...

  • PSMS siap tampil dengan kekuatan penuh, termasuk debut Clayton Da Silveira dan Zaki Ali.

  • Pelatih Eko Purdjianto menegaskan pentingnya menjaga fokus selama 90 menit untuk meraih kemenangan.

  • Sumsel United datang dengan niat tak ingin dipermalukan lagi, dengan ancaman dari mantan pemain seperti Rachmad Hidayat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Putaran ketiga kompetisi Championship musim 2025/2026 akan dimulai dengan duel PSMS kontra Sumsel United di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB. Menjamu Sumsel United FC, yang kini bercokol di peringkat ketiga Grup 1 (wilayah barat), menjadi ujian serius sekaligus peluang emas untuk menembus lima besar.

Selisih lima poin memisahkan kedua tim. Sumsel United mengoleksi 31 angka, sementara PSMS berada di posisi keenam dengan 26 poin. Artinya, tiga poin di kandang sendiri akan memangkas jarak dan menghidupkan kembali persaingan papan atas yang kian rapat.

1. Minus Ari Maring

Penyerang sayap PSMS Ari Maring saat duel dengan PSPS di Stadion Utama Sumut, Rabu (19/11/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)

Bagi Ayam Kinantan, konsistensi di kandang menjadi harga mati. Dalam dua laga terakhir, PSMS mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan. Namun dalam dua laga terakhir di kandang bersama Eko Purdjianto, PSMS mencatat tren positif.

PSMS siap tampil dengan kekuatan penuh. Kecuali absennya Arianto Maring. Namun beberapa amunisi baru seperti Clayton Da Silveira hingga Zaki Ali siap tampil. Mereka akan memulai debut di laga ini.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya dalam kondisi siap tempur, termasuk para pemain anyar yang mulai beradaptasi. “Pemain siap, termasuk pemain baru. Kita harap besok pemain memberikan permainan terbaik dan tiga poin buat PSMS Medan,” ujarnya dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (13/2/2026).

2. Jaga fokus 90 menit

Skuat PSMS berlatih jelang laga kontra Sumsel United (dok.PSMS)

Menurutnya, tidak ada ruang untuk kehilangan fokus. Persaingan ketat membuat setiap pertandingan layaknya final. Target sapu bersih laga kandang pun dicanangkan demi menjaga peluang tetap terbuka.

“Ini memang laga berat, tapi kita berusaha maksimal. Fokus tiap pertandingan, tidak boleh lengah. Tiap kemenangan penting karena jarak poin cukup dekat. Kalau menang kita bisa lima besar,” tegasnya.

Optimisme serupa datang dari pemain muda PSMS, Dani Saputra. Ia menilai persiapan tim berjalan maksimal dan berharap dukungan penuh suporter menjadi pembeda di lapangan.

“Kita sudah tahu pentingnya pertandingan besok, semoga bisa meraih tiga poin. Untuk suporter PSMS Medan, kami butuh dukungan kalian di stadion,” ucap Dani.

3. Ancaman dari sang mantan

Pelatih Sumsel United Nil Maizar dan Kapten Rachmad Hidayat (dok.istimewa)

Menariknya Sumsel United datang dengan niat tak ingin dipermalukan lagi. Pada pertemuan pertama di Stadion Utama Sumut, Sumsel United tumbang 0-2. Masih dengan kekuatan yang sama, Sumsel kini membidik hasil berbeda. Ancaman dari para mantan pemain seperti Rachmad Hidayat, Kurniawan Karman, hingga

Kapten Sumsel United Rachmad Hidayat memastikan seluruh pemain siap menjalankan instruksi pelatih demi meraih hasil maksimal.“Saya dan seluruh pemain sudah siap. Kami sudah melakukan persiapan lebih dari satu minggu. Mudah-mudahan besok bisa menampilkan permainan terbaik,” kata Rachmad.

Rachmad mengatakan tidak memiliki ambisi pribadi mengenai target gol karena mengutamakan kepentingan tim, meski turut mencetak gol saat mengalahkan PSMS 2-1 di Palembang. Namun di pertemuan pertama Rachmad absen.

Editorial Team