Medan, IDN Times- PSMS Medan melanjutkan tren positifnya di bawah pelatih baru Eko Purdjianto. Kemenengan kedua di bawah kendali Eko diraih dengan istimewa. Ayam Kinantan membungkam rivalnya Persiraja dengan skor 2-1 di Stadion H. Dhimurtala, Lampineung, Banda Aceh Minggu (18/1/2026) malam.
Hasil tersebut mengantarkan PSMS naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan 23 poin, sementara Persiraja harus turun satu strip ke peringkat keenam dengan raihan angka yang sama. PSMS unggul head to head.
Menariknya dua amunisi baru PSMS jadi pahlawan. Dani Saputra dan Adlin Cahya mencetak gol penentu kemenangan setelah PSMS sempat tertinggal lebih dulu.
Persiraja tampil agresif sejak menit awal. Dukungan penuh publik Lampineung membuat tim tuan rumah percaya diri menekan lini pertahanan PSMS. Upaya itu berbuah gol pembuka pada menit ke-34 melalui Juan Mera Gonzales, yang memanfaatkan kelengahan di lini belakang tim tamu.
Namun keunggulan tersebut justru menjadi titik balik kebangkitan PSMS. Meski hanya mengandalkan satu pemain asing, kapten Kim Jeung-ho, PSMS tampil lebih tenang dan disiplin. Ketika babak pertama memasuki masa tambahan waktu, Dani Saputra muncul sebagai penyelamat dengan gol penyeimbang yang mengubah momentum pertandingan.
Memasuki babak kedua, PSMS tampil lebih efektif. Tekanan tidak lagi dibalas dengan permainan terburu-buru, melainkan lewat penguasaan tempo dan transisi cepat. Hasilnya terlihat pada menit ke-59, ketika Adlin mencetak gol penentu yang membungkam publik tuan rumah sekaligus memastikan comeback sempurna Ayam Kinantan.
Kemenangan ini mengakhiri paceklik kemenangan PSMS di Banda Aceh. Terakhir kali PSMS menang di Banda Aceh pada 2017. Saat itu PSMS menang 3-0. Sebenarnya PSMS sempat menang di Aceh pada 2022. Namun saat itu kemenangan WO karena pertandingan batal digelar buntut kericuhan setelah listrik stadion padam.
