Medan, IDN Times- PSMS Medan mengamankan kemenangan krusial saat menjamu FC Bekasi City pada penutup putaran 2 Pegadaian Championship Liga 2 . Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (30/1/2025) malam, Ayam Kinantan menang tipis 2-1 .
Tambahan tiga poin membuat PSMS naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 26 poin. Meski demikian, posisi tersebut belum sepenuhnya aman lantaran Persiraja Banda Aceh masih berpeluang menggeser PSMS saat menghadapi PSPS pada laga besok malam.
Sejak kick-off, kedua tim tampil hati-hati. Tempo permainan cenderung sedang, dengan PSMS berupaya mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Peluang awal hadir pada menit ke-11 lewat sepakan jarak jauh Dani Saputra, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Umpan silang Antoni Putro dari sisi kanan, yang dilepaskan dengan kaki kiri, disambut sempurna Felipe Cadenazzi melalui sundulan terbang. Bola tak mampu dijangkau kiper Bekasi City, membawa PSMS unggul 1-0 dan membakar semangat publik tuan rumah.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Satu menit berselang, Bekasi City hampir menyamakan kedudukan lewat percobaan salto Madon yang masih melebar. Tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Berawal dari sepakan yang sempat ditepis kiper PSMS, bola rebound langsung disambar Saldi dan mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSMS tampil lebih agresif dan berani menekan. Upaya tersebut berbuah hasil pada menit ke-53 setelah wasit menunjuk titik putih. Penalti diberikan usai Ari Maring dijatuhkan kiper Bekasi City di dalam kotak terlarang. Felipe Cadenazzi yang kembali dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa PSMS kembali memimpin 2-1.
Tertinggal satu gol, Bekasi City mencoba meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Ikshan Chan dan Derry. Meski begitu, lini pertahanan PSMS tampil cukup disiplin dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Peluang emas sempat hadir pada menit ke-82 melalui kerja sama Rudiyana dan Antoni Putro di mulut gawang. Sayangnya, peluang tersebut belum berbuah gol setelah sepakan Antoni terlalu lemah dan berhasil ditepis kiper lawan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan PSMS Medan tetap bertahan. Usai pertandingan, pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto mengapresiasi kerja keras para pemainnya, khususnya saat tampil di hadapan pendukung sendiri.
“Kerja keras pemain patut diapresiasi. Semoga ke depan performa semakin baik dan kemenangan di kandang bisa terus berlanjut,” ujar Eko.
Meski meraih hasil positif, Eko mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama dalam penyelesaian akhir dan koordinasi lini belakang.
“Peluang cukup banyak, seharusnya bisa lebih dari dua gol. Finishing dan evaluasi di lini belakang akan kami perbaiki,” tambahnya.
