Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi di Vihara Dharma Bakti, Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Ketua Yayasan Vihara Dharma Bakti Banda Aceh, Yuswar, memastikan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili digelar secara sederhana tanpa pertunjukan barongsai.
“Kebetulan perayaan tahun ini kita barongsai tidak ada. Kita ikut bagaimana arahan kali ini perayaannya sederhana saja,” kata Yuswar, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi Aceh yang dalam beberapa bulan terakhir dilanda berbagai bencana alam. Menurutnya, hingga kini proses pemulihan di sejumlah daerah masih memprihatinkan.
“Karena kita melihat beberapa bulan ini alam kurang bersahabat sehingga banyak sekali bencana,” ujarnya.
“Pemulihan di Aceh masih sangat memprihatinkan. Jadi daripada merayakan secara meriah dan besar-besaran, kami lebih banyak menyalurkan bantuan ke daerah bencana,” imbuh Yuswar.
Terkait bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra, Yuswar menyampaikan keprihatinan mendalam.
Dia mengaku bila pihaknya telah menyalurkan bantuan ke sejumlah daerah terdampak di Aceh, seperti Pidie Jaya, Bener Meriah, Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Tengah.
“Kami sejak hari ketiga setelah bencana sudah menyalurkan bantuan. Lebih kurang sudah 15 kali kami drop bantuan. Kita membantu sesuai dengan kesanggupan,” ujarnya.