Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Medan Serbu SPBU, Tak Tahu Harga BBM Tak Jadi Naik 1 April 2026
Warga mengantre SPBU di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
  • Informasi keliru soal kenaikan harga BBM per 1 April 2026 bikin warga Medan menyerbu SPBU hingga menimbulkan antrean panjang dan kemacetan di sejumlah titik.
  • Kenaikan harga hanya terjadi pada BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, dan Dexlite, sementara Pertalite serta Solar bersubsidi tetap di harga sebelumnya.
  • Pertamina Patra Niaga menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM per 1 April 2026 dan mengimbau masyarakat agar tidak panik serta menggunakan energi secara bijak.
  • Warga Medan berbondong-bondong ke SPBU akibat isu kenaikan harga BBM bersubsidi per 1 April 2026, menyebabkan antrean panjang dan kemacetan di sejumlah titik kota.
  • Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tetap, sementara beberapa jenis BBM non-subsidi sudah naik sejak Februari hingga Maret 2026.
  • Pertamina Patra Niaga menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM pada 1 April 2026 serta mengimbau masyarakat agar tidak panik dan menggunakan energi secara bijak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Februari–Maret 2026

Sejumlah produk BBM non-subsidi di Indonesia mengalami kenaikan harga, termasuk Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo.

31 Maret 2026

Warga Medan menyerbu SPBU sejak sore hingga malam karena salah informasi tentang kenaikan harga BBM per 1 April 2026. Antrean panjang menyebabkan kemacetan di sejumlah lokasi.

1 April 2026

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina sesuai arahan Pemerintah.

kini

Antrean kendaraan masih terlihat di beberapa SPBU Medan akibat kesalahpahaman informasi kenaikan harga BBM.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Warga Kota Medan menyerbu sejumlah SPBU akibat informasi keliru tentang kenaikan harga BBM bersubsidi yang disebut akan berlaku pada 1 April 2026.
  • Who?
    Pengendara kendaraan bermotor di Medan, termasuk Aini dan Boy, serta pihak PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga yang memberikan klarifikasi resmi.
  • Where?
    Beberapa SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara, antara lain SPBU Polonia di Jalan Mustang, Suka Damai, Medan Polonia.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Selasa sore hingga malam, 31 Maret 2026, menjelang rencana perubahan harga BBM per 1 April 2026.
  • Why?
    Kepanikan terjadi karena warga menerima informasi tidak akurat mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi sehingga berbondong-bondong mengisi bahan bakar sebelum tanggal tersebut.
  • How?
    Masyarakat mendatangi SPBU secara massal untuk membeli BBM, menyebabkan antrean panjang hingga ke jalan raya dan menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi pengisian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang di Medan buru-buru ke pom bensin karena mereka kira harga bensin mau naik. Mereka antre panjang sekali sampai jalan jadi macet. Ada yang habis kerja langsung isi bensin karena takut nanti mahal. Tapi ternyata harga bensin tidak naik, Pertamina bilang semuanya tetap sama dan minta orang tidak panik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun sempat terjadi antrean panjang akibat kesalahpahaman informasi, situasi ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan energi mereka. Kejelasan dari Pertamina yang menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM per 1 April 2026 menjadi langkah positif yang menenangkan publik, sekaligus mencerminkan koordinasi efektif antara perusahaan dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta ketenangan sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Informasi mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per 1 April 2026, mengakibatkan warga Kota Medan Provinsi Sumatra Utara (Sumut) menyerbu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal ini terpantau sejak sore hingga malam di beberapa titik lokasi SPBU, pada Selasa (31/3/2026).

Padahal pemerintah sudah memastikan jika BBM tak naik pada 1 April 2026. Namun warga yang tak mengetahui soal harga BBM yang tetap itu menyerbu SPBU-SPBU di Medan hingga antrean ke ruas jalan. Hal ini menimbulkan kemacetan arus lalulintas di lokasi SPBU.

1. Warga khawatir dan salah informasi dengan harga BBM

Warga mengantre SPBU di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Aini yang hendak mengisi BBM mengatakan bahwa ia hanya tahu informasi awal kenaikan harga BBM pada 1 April yang sudah ramai dibahas di media. Namun untuk update terakhir dia belum tahu.

"Ya saya tahu ada informasi kenaikan BBM. Saya sedang pulang kerja, awalnya gak ingin isi minyak karena BBM masih setengah tapi karena melihat beberapa SPBU banyak antrean. Ya, aku pikir ini naik harganya rupanya gak jadi naik," ucap Aini kepada IDN Times.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Boy, yang ikut mengantre di SPBU Polonia Jalan Mustang, Suka Damai, Medan Polonia bersama pengendara lainnya.Dia mengatakan kekhawatiran dan salah informasi mengenai adanya informasi kenaikan harga 1 April 2026.

"Aku kira jadi naik, makanya rela mengantre ke sini," tuturnya.

Abdi salah satu yang mengantre di SPBU sekitar eks Aksara Plaza mengatakan, harus membutuhkan waktu 30 menit untuk mendapatkan BBM. "Sebenarnya gak mau juga antre kalau gak terpaksa, bensin sudah mau habis," kata Abdi.

2. Tak ada perubahan harga BBM per 1 April 2026

Warga mengantre SPBU di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Seperti diketahui, pada periode Februari ke Maret 2026, sejumlah produk BBM non-subsidi di Indonesia sudah lebih dulu mengalami kenaikan. Pertamax naik dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter, Pertamax Green (RON 95) dari Rp12.450 menjadi Rp12.900, serta Pertamax Turbo dari Rp12.700 menjadi Rp13.100 per liter.

Untuk jenis solar non-subsidi, harga Dexlite naik dari Rp13.250 menjadi Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar masih ditahan masing-masing di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter. Harga ini tetap berlaku pada 1 April 2026.

3. PT Pertamina tegaskan tidak terdapat penyesuaian harga BBM per tanggal 1 April 2026

Warga mengantre SPBU di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Sementara itu, Patra Niaga memberikan pengumuman informasi tentang 1 April 2026, tidak ada perubahan harga BBM di SPBU Pertamina.

Isi informasi tersebut yakni, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa tidak terdapat penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi.

Pertamina sebagai badan usaha terus melakukan best effort melalui langkah strategis, antara lain koordinasi intensif dengan Pemerintah, menjalin negosiasi dengan pemasok energi, serta optimalisasi produksi kilang dan distribusi energi guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan dalam jumlah yang wajar. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terpengaruh informasi yang dapat memicu panic buying serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

Editorial Team