Polisi evakuasi pria tua yang meninggal dunia bersimbah darah (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Fajri, membenarkan penemuan mayat ini. Ia menyebut bahwa pihak keluarga juga sudah datang ke kantornya.
"Keluarganya sudah hadir di kantor. Jadi kalau untuk tanda-tanda kekerasan, itu tidak ada dan tidak ditemukan sampai saat ini. Tadi kita sudah evakuasi. Tadi saya tanya soal autopsi ke keluarga, namun mereka menolak. Habis dari RS Bhayangkara ini, jasad nanti dibawa ke rumah duka," kata Fajri kepada IDN Times.
Meskipun sempat ada spekulasi liar dari masyarakat soal tanda-tanda kekerasan, namun Fajri menepisnya. Di tubuh pria tua itu, sama sekali tak ditemukan luka.
"Tanda-tanda kekerasan nggak ada. Karena kan di awal mungkin terdapat banyak darah. Di sana kami bersihkan, kami cek kepalanya, utuh. Badannya dan lainnya semuanya bagus tak ada luka. Tapi kok ada banyak darah? Itu muntah. Memang sekilas kalau dilihat muntahan darahnya itu dipikir orang pasti pecah kepalanya. Tapi itu muntah, ya," pungkasnya.