Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral Kreator Medan Diminta Bungkam Isu Karhutla dengan Uang Rp80 Juta
Konten kreator Medan ditawar bungkam isu karhutla dengan uang Rp80 juta (@alehh22)
  • Seorang kreator Medan mengaku ditawari Rp80 juta untuk membuat Reels 60 detik dan tidak membahas kabut asap karhutla selama periode campaign mulai sekitar 20 Oktober 2026.

  • Tawaran dari pengirim yang mengaku bernama Rasman dari tim instansi RI disebut confidential, dengan alasan mendorong informasi akurat dan terverifikasi tentang karhutla.

  • Pengakuan viral ini muncul saat kualitas udara Sumatra Utara memburuk; PM2.5 mencapai kategori sedang hingga tidak sehat dan sekolah menerapkan PJJ 16-21 Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
14 Oktober 2026

BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 di Sumatra Utara mencapai 55,5–150,4 mikrogram per meter kubik, berkategori sedang hingga tidak sehat.

16-21 Oktober 2026

Dinas Pendidikan Sumut memberlakukan pembelajaran jarak jauh untuk seluruh jenjang PAUD hingga SLB akibat kabut asap.

Sabtu (18/10/2026)

Unggahan ulang video pengakuan kreator Medan telah meraup 333 ribu like, 10,5 ribu komentar, 43,7 ribu repost, dan 33 ribu dibagikan.

20 Oktober 2026

Periode campaign yang meminta kreator tidak membahas isu bencana asap karhutla diestimasi berlangsung pada tanggal ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Seorang kreator asal Medan mengaku ditawari Rp80 juta untuk membuat Reels Instagram 60 detik dan tidak membahas kabut asap kebakaran hutan dan lahan selama periode kampanye.
  • Who?
    Kreator Medan yang tampil dalam video bertopi merah menerima pesan dari seseorang yang mengaku bernama Rasman dari tim instansi RI. Akun Instagram @alehhh22 mengunggah ulang video tersebut.
  • Where?
    Video pengakuan direkam di dalam mobil pada malam hari dan beredar di media sosial. Peristiwa mencuat saat Sumatra Utara menghadapi kondisi kabut asap karhutla.
  • When?
    Unggahan ulang tercatat viral hingga Sabtu, 18 Oktober 2026. Periode kampanye diperkirakan mulai 20 Oktober 2026, sementara PJJ di Sumatra Utara berlaku 16–21 Oktober 2026.
  • Why?
    Dalam pesan yang ditunjukkan, pengirim menyebut pembatasan konten dimaksudkan untuk mendorong informasi akurat dan terverifikasi. Kampanye itu disebut bersifat rahasia dan dilarang disebarluaskan.
  • How?
    Tawaran disampaikan melalui percakapan digital yang ditampilkan dalam video. Kreator kemudian memprotes tawaran tersebut di rekaman, yang diunggah ulang dan memperoleh 333 ribu like hingga 18 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seorang kreator dari Medan bilang ia ditawari Rp80 juta. Ia diminta diam soal asap dari kebakaran hutan. Tawaran itu untuk video 60 detik. Video pengakuannya ramai di internet. Sekarang udara di Sumatra Utara sedang berasap dan tidak sehat. Anak-anak sekolah belajar dari rumah pada 16 sampai 21 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kabut asap yang menekan aktivitas warga, keberanian kreator Medan menyoroti tawaran yang dianggap janggal menunjukkan ruang digital masih dapat menjadi tempat pengawasan publik. Respons luas warganet turut menandai perhatian terhadap isu tersebut, sementara pemberlakuan PJJ mencerminkan langkah perlindungan bagi pelajar saat kualitas udara memburuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang kreator asal Medan yang mengaku diminta untuk bungkam soal bencana kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan iming-iming uang Rp80 juta.

Pengakuan tersebut pertama kali viral melalui video seorang pria bertopi merah yang merekam dirinya di dalam mobil pada malam hari. Dalam video itu, ia menunjukkan tangkapan layar percakapan dari seseorang bernama Rasman.

Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @alehhh22 dengan caption "Tawaran mengerikan di tahun ini!" dan langsung meledak. Hingga Sabtu (18/10/2026), postingan itu telah meraup 333 ribu like, 10,5 ribu komentar, 43,7 ribu repost, dan 33 ribu dibagikan.

1. Isi tawaran itu terbilang janggal

Konten kreator Medan ditawar bungkam isu karhutla dengan uang Rp80 juta (@alehh22)

Isi tawaran itu terbilang janggal. Kreator diminta untuk tidak membuat pernyataan maupun konten yang secara khusus membahas isu bencana asap karhutla selama periode campaign berlangsung, yang diestimasi pada 20 Oktober 2026.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin mengajak Kakak untuk tidak membuat pernyataan maupun konten yang secara khusus membahas isu bencana asap Karhutla selama periode campaign berlangsung," tulis pengirim dalam chat tersebut.

Alasannya, untuk mendorong penyampaian informasi yang akurat dan terverifikasi agar masyarakat tidak menerima informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Bahkan, campaign tersebut disebut bersifat confidential dan dilarang disebarluaskan.

2. Satu video Reels Instagram berdurasi 60 detik berisi ajakan bungkam ditawari Rp80 juta

Konten kreator Medan ditawar bungkam isu karhutla dengan uang Rp80 juta (@alehh22)

Yang paling mengejutkan, untuk satu video Reels Instagram berdurasi 60 detik berisi ajakan bungkam itu, kreator ditawari fee fantastis sebesar Rp80.000.000.

"Fee-nya 80 juta, uang siapalah itu? Medan sudah berasap, masker di mana-mana mahal. Jangan dong," protes kreator tersebut dalam videonya.

3. Peristiwa ini muncul di tengah kondisi darurat kabut asap di Sumatra Utara

Konten kreator Medan ditawar bungkam isu karhutla dengan uang Rp80 juta (@alehh22)

Ia pun mempertanyakan asal-usul anggaran tersebut, "Berarti selama ini rakyat bayar pajak uangnya enggak tahu ya dikemanain, untuk yang bayar-bayar kayak ginian? Negara sakit!"

Peristiwa ini muncul di tengah kondisi darurat kabut asap di Sumatra Utara. Data BMKG pada 14 Oktober 2026 mencatat konsentrasi PM2.5 di Sumut mencapai 55,5-150,4 mikrogram per meter kubik, kategori sedang hingga tidak sehat, hingga memaksa Dinas Pendidikan Sumut memberlakukan PJJ untuk seluruh jenjang PAUD hingga SLB pada 16-21 Oktober 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article