Medan, IDN Times- Vihara Cemara Asri di Kabupaten Deli Serdang menjadi salah satu vihara terbesar di Indonesia. Tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Buddha, vihara ini juga dikenal dengan taman cantiknya yang menjadi habitat ratusan burung bangau. Berlokasi di dalam kompleks Perumahan Cemara Asri, vihara ini kerap menjadi ruang religi sekaligus destinasi wisata spiritual dan budaya.
Pengurus Vihara Maitreya Medan, Dicky, menjelaskan bahwa vihara ini mulai dibangun sejak 1991 dan baru diresmikan pada 21 Agustus 2008. Proses pembangunan yang memakan waktu lebih dari satu dekade tersebut dilakukan secara bertahap dengan dukungan dana dari para donatur dan umat Buddha.
“Peletakan batu pertama dilakukan pada tahun 1991, sementara peresmiannya baru pada 2008. Jadi, kurang lebih dibutuhkan waktu sekitar 10 hingga belasan tahun untuk menyelesaikan pembangunan vihara ini. Karena memang seluruh dananya berasal dari donatur, umat vihara, dan umat Buddha,” jelas Dicky kepada IDN Times.
Sebagai salah satu vihara terbesar di Tanah Air, Vihara Maitreya Medan memiliki daya tarik tersendiri, terutama dari segi arsitektur dan konsep oriental yang kental di setiap sudut bangunannya.
