Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Frank & co. hadirkan store dengan wajah baru di Sun Plaza Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
Frank & co. hadirkan store dengan wajah baru di Sun Plaza Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Medan, IDN Times- Frank & co., luxury jewellery brand populer di Indonesia, resmi membuka kembali gerainya dengan tampilan baru yang lebih modern, ikonik, dan berkarakter di Sun Plaza Medan mulai Jumat (13/2/2026). Reopening ini bukan sekadar penyegaran visual , melainkan bagian dari langkah Frank & co. menyambut tahun baru serta menandai perjalanan menuju hampir 30 tahun kiprah brand tersebut di industri perhiasan Tanah Air.

Apalagi di tengah tren harga emas yang saat ini naik. Frank & co. mengusung konsep gerai dengan interior yang terinspirasi dari keabadian natural diamond yang terbentuk selama miliaran tahun di perut bumi, gerai terbaru ini merefleksikan simbol cinta sejati, komitmen, dan warisan lintas generasi.

“Sun Plaza Medan merupakan salah satu lokasi penting bagi Frank & co. di wilayah Sumatera, khususnya Medan. Reopening gerai ini bukan sekadar pembaruan visual, tetapi wujud komitmen kami untuk terus berkembang, relevan, dan menghadirkan pengalaman perhiasan berlian alami yang semakin bermakna bagi pelanggan kami di Medan dan sekitarnya. Melalui gerai ini, kami ingin membuka tahun dengan merayakan cinta, evolusi, dan semangat dari awal yang baru,” ujar Rolly Soesanto, General Manager Frank & co.

1. Berbagai koleksi perhiasan

Frank & co. hadirkan store dengan wajah baru di Sun Plaza Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Melalui pembaruan ini, Frank & co. ingin menghadirkan ruang di mana perhiasan tak lagi sekadar aksesori, melainkan penanda momen penting dalam kehidupan dari lamaran, pernikahan, pencapaian karier, hingga perayaan diri. Filosofi tersebut sejalan dengan makna natural diamond yang lahir dari proses panjang, tekanan, dan ketahanan, sebelum akhirnya bersinar abadi.

Pada pembukaan kembali ini, Frank & co. juga menampilkan rangkaian koleksi natural diamond unggulan, mulai dari Frank Fire™, Love Poetry hasil kolaborasi dengan Monica Ivena, hingga See the Light bersama Maudy Ayunda. Setiap koleksi merepresentasikan perjalanan cinta, cahaya, dan ekspresi diri yang terus berevolusi lintas generasi.

2. Tren harga emas dan dampaknya

Frank & co. hadirkan store dengan wajah baru di Sun Plaza Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Rolly menyadari tren harga emas tentunya berdampak ke penjualan. Namun ia tetap percaya diri Frank & co. bisa tetap memberi nilai lewat produknya. "Apakah ada dampaknya? (harga emas naik). Ada, tapi bagaimana kita tetap memikat pelanggan dengan berkerjasama dan berkolaborasi dengan orang-orang hebat sehingga setiap produknya memiliki value dan cinta yang memang meaningful bagi kondisi sekarang," kata Rolly.

"Contohnya, kami bekerja sama dengan Monika Indra dalam proyek CC The Light. Proyek ini memiliki filosofi menjadi cahaya bagi diri sendiri dan menjadi influence atau cahaya bagi orang lain. Kami menggandeng Monika Indra, desainer Indonesia yang namanya sudah sangat dikenal. Bahkan, rancangan terbarunya recently digunakan oleh JLU dalam koleksi seperti Long Poetry, Luxury Collection, hingga Promise Ring. Kolaborasi ini kami harapkan bisa menjangkau masyarakat luas dan menghadirkan cerita serta makna di setiap produk," tambahnya.

3. Kampanye natural diamond

Frank & co. hadirkan store dengan wajah baru di Sun Plaza Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Memasuki tahun baru dan menyambut bulan yang identik dengan cinta, Frank & co. mengangkat tema “Frankly, That’s Love”. Kampanye ini menjadi refleksi bahwa cinta, seperti kehidupan, selalu bertumbuh dan berubah. Ada fase sederhana, ada pula yang monumental namun semuanya bermakna. Frank & co. juga melanjutkan fase kedua kampanye natural diamond bertajuk “A Timeless Love, Diamonds Born from the Earth.” Kampanye ini menegaskan keyakinan bahwa hanya berlian alami yang terbentuk melalui proses alam selama jutaan hingga miliaran tahun layak menjadi simbol cinta sejati dan warisan emosional lintas generasi.

"Terkait tren perhiasan yang semakin beragam, termasuk hadirnya lab-grown diamond, kami melihat bahwa natural diamond dan lab-grown diamond memiliki segmentasi pasar masing-masing. Namun, masyarakat cenderung lebih menghargai natural diamond karena berasal dari alam dan memiliki perbedaan alami yang tidak bisa disamakan," pungkasnya.

Editorial Team