Caroline Cicilia Nababan bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (30/7), setelah meraih medali emas pada ajang Asia Science & Mathematics Competition (ASMC) Global Round 2026. (dok. Pemprov Sumut)
Berdasarkan data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat per 18 September 2026, sebanyak 29 dari 33 kabupaten/kota di Sumatra Utara menerima tambahan TKD.
Empat daerah yang tidak memperoleh tambahan tersebut yakni Kabupaten Toba, Nias Barat, Mandailing Natal, dan Labuhanbatu Selatan. Dari 29 daerah penerima, sebanyak 18 kabupaten/kota tercatat telah merealisasikan lebih dari 15 persen anggarannya. Sementara dua daerah berada pada kisaran 5–15 persen dan sembilan daerah lainnya masih memiliki realisasi di bawah 5 persen.
Kabupaten Labuhanbatu tercatat memiliki realisasi terbesar. Dari anggaran Rp81,3 miliar, realisasi yang tercatat mencapai Rp36,8 miliar. Sementara itu, Kabupaten Batu Bara baru merealisasikan Rp500 juta dari total anggaran Rp166 miliar atau sekitar 0,3 persen.
Realisasi rendah juga tercatat di sejumlah daerah lain. Tapanuli Utara, misalnya, memiliki anggaran Rp70,1 miliar dengan realisasi Rp290 juta. Kemudian Tapanuli Tengah menerima anggaran Rp123,7 miliar dengan realisasi Rp620 juta, sedangkan Nias memiliki anggaran Rp59,3 miliar dengan realisasi Rp420 juta.
Bobby mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara terus mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat penggunaan anggaran tersebut.
"Sebenarnya ya, yang pertama tentu kita minta percepatan," kata Bobby.
Data realisasi tersebut merupakan posisi per 18 September 2026. Artinya, angka serapan masing-masing kabupaten/kota masih dapat berubah setelah periode tersebut.
Berikut Daftar Realisasi Dana Tambahan TKD Kabupaten/Kota di Sumut Per 18 September 2026
1. Kabupaten Labuhanbatu
• Anggaran: Rp 81,3 miliar
• Realisasi: Rp 36,8 miliar
2. Kabupaten Simalungun
• Anggaran: Rp 412,9 miliar
• Realisasi: Rp 148,1 miliar
3. Kabupaten Dairi
• Anggaran: Rp 120,3 miliar
• Realisasi: Rp 37,5 miliar
4. Kabupaten Deli Serdang
• Anggaran: Rp 493,9 miliar
• Realisasi: Rp 153,7 miliar
5. Kabupaten Serdang Bedagai
• Anggaran: Rp 226,3 miliar
• Realisasi: Rp 70,4 miliar
6. Kabupaten Nias Utara
• Anggaran: Rp 127,4 miliar
• Realisasi: Rp 39,3 miliar
7. Kota Pematangsiantar
• Anggaran: Rp 164,3 miliar
• Realisasi: Rp 48,6 miliar
8. Kabupaten Labuhanbatu Utara
• Anggaran: Rp 158,4 miliar
• Realisasi: Rp 45,0 miliar
9. Kabupaten Asahan
• Anggaran: Rp 261,0 miliar
• Realisasi: Rp 69,0 miliar
10. Kabupaten Nias Selatan
• Anggaran: Rp 88,1 miliar
• Realisasi: Rp 20,6 miliar
11. Kota Padangsidimpuan
• Anggaran: Rp 111,0 miliar
• Realisasi: Rp 24,4 miliar
12. Kabupaten Humbang Hasundutan
• Anggaran: Rp 58,5 miliar
• Realisasi: Rp 12,3 miliar
13. Kabupaten Padang Lawas
• Anggaran: Rp 74,3 miliar
• Realisasi: Rp 15,2 miliar
14. Kabupaten Tapanuli Utara
• Anggaran: Rp 70,1 miliar
• Realisasi: Rp 0,29 miliar
15. Kabupaten Pakpak Bharat
• Anggaran:Rp 33,4 miliar
• Realisasi: Rp 6,44 miliar
16. Kota Sibolga
• Anggaran: Rp 90,5 miliar
• Realisasi: Rp 15,7 miliar
17. Kabupaten Samosir
• Anggaran: Rp 38,2 miliar
• Realisasi: Rp 6,33 miliar
18. Kota Tanjungbalai
• Anggaran: Rp 80,2 miliar
• Realisasi: Rp 12,1 miliar
19. Kota Gunungsitoli
• Anggaran: Rp 102,3 miliar
• Realisasi: Rp 13,8 miliar
20. Kota Medan
• Anggaran: Rp 565,4 miliar
• Realisasi: Rp 50,0 miliar
21. Kabupaten Karo
• Anggaran: Rp 101,5 miliar
• Realisasi: Rp 4,27 miliar
22. Kabupaten Langkat
• Anggaran: Rp 352,3 miliar
• Realisasi: Rp 13,4 miliar
23. Kabupaten Padang Lawas Utara
• Anggaran: Rp 54,3 miliar
• Realisasi: Rp 1,77 miliar
24. Kota Tebing Tinggi
• Anggaran: Rp 107,3 miliar
• Realisasi: Rp 3,45 miliar
25. Kabupaten Tapanuli Selatan
• Anggaran: Rp 255,9 miliar
• Realisasi: 5,48 miliar
26. Kota Binjai
• Anggaran: Rp 146,7 miliar
• Realisasi: Rp 1,66 miliar
27. Kabupaten Nias
• Anggaran: Rp 59,3 miliar
• Realisasi: Rp 0,42 miliar
28. Kabupaten Tapanuli Tengah
• Anggaran: Rp 123,7 miliar
• Realisasi: Rp 0,62 miliar
29. Kabupaten Batu Bara
• Anggaran: Rp 166,0 miliar
• Realisasi: Rp 0,50 miliar