Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tahun Ini Sebanyak 1.661 Calon Jemaah Haji Ikuti Manasik Akbar Wilayah Sumut
Manasik haji Akbar telah dibuka di Sumatera Utara (Dok. Diskominfo Sumut)
  • Sebanyak 1.661 calon jemaah haji Sumut mengikuti Manasik Akbar 1447 H di Asrama Haji Medan, sebagai persiapan fisik dan spiritual menuju Tanah Suci.
  • Wagub Sumut Surya apresiasi peran Bank Sumut dalam mendampingi jemaah melalui program Tabungan Haji Makbul serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan disiplin selama ibadah.
  • BPKH RI ungkap dana haji yang dikelola mencapai Rp180 triliun dengan nilai manfaat sekitar Rp12 triliun per tahun, digunakan untuk subsidi biaya haji jemaah reguler.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2006

Manasik haji akbar Bank Sumut dimulai sebagai tradisi tahunan dengan peserta awal hanya 12 orang.

2018

Dana haji yang dikelola BPKH tercatat sebesar Rp98 triliun sebelum meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

31 Maret 2026

Gelombang pertama manasik haji akbar diikuti oleh 728 jemaah di Medan.

2 April 2026

Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M digelar oleh Bank Sumut di Aula Asrama Haji Medan dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.

5–8 April 2026

Gelombang kedua manasik haji akbar dijadwalkan berlangsung untuk mengakomodasi seluruh calon jemaah dari berbagai daerah.

kini

Dana haji yang dikelola BPKH mencapai sekitar Rp180 triliun dengan nilai manfaat sekitar Rp12 triliun per tahun, serta terus memperoleh opini WTP dari BPK.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M diikuti 1.661 calon jemaah haji Sumatera Utara sebagai persiapan fisik dan spiritual sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
  • Who?
    Kegiatan diikuti calon jemaah haji, dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah, serta perwakilan BPKH RI Acep Jayaprawira.
  • Where?
    Acara berlangsung di Aula Asrama Haji Medan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
  • When?
    Pembukaan dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, dengan dua gelombang kegiatan antara 31 Maret hingga 8 April 2026.
  • Why?
    Kegiatan digelar untuk mematangkan kesiapan ibadah para calon jemaah serta memperkuat pembinaan mental dan pemahaman manasik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
  • How?
    Bank Sumut menyelenggarakan manasik dalam dua gelombang dengan dukungan fasilitas transportasi dan akomodasi; peserta mendapat arahan kesehatan dan pembekalan dari pejabat serta petugas terkait.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang mau pergi haji dari Sumatera Utara, ada 1.661 orang ikut latihan besar di Medan. Mereka belajar cara ibadah dan jaga badan biar kuat. Ada Pak Wakil Gubernur Surya yang bilang harus sehat dan sopan di Tanah Suci. Bank Sumut bantu acara ini dan kasih tabungan buat haji. Sekarang semua sedang semangat siap berangkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Manasik Haji Akbar di Sumatera Utara tahun ini mencerminkan sinergi positif antara lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji secara menyeluruh. Peningkatan jumlah peserta menunjukkan antusiasme tinggi, sementara dukungan Bank Sumut dan pengelolaan profesional dana haji menegaskan komitmen terhadap pelayanan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan jemaah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Sebanyak 1.661 calon jemaah haji wilayah Sumatera Utara mengikuti momentum penting mematangkan kesiapan fisik dan spiritual menuju Tanah Suci. Yakni, Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M yang digelar oleh PT Bank Sumut (Perseroda), di Aula Asrama Haji Medan, Kamis (2/4/2026). Dalam pembukaan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya.

Dalam arahannya, Wagub Surya memberikan apresiasi kepada Bank Sumut yang dinilai konsisten mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam layanan finansial, tetapi juga dalam persiapan ibadah haji.

"Manasik ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata tanggung jawab Bank Sumut dalam membantu jemaah agar lebih siap menunaikan rukun Islam ke lima. Melalui produk seperti Tabungan Haji Makbul, masyarakat diberi kemudahan dalam merencanakan perjalanan ibadah mereka," ujar Surya.

1. Wagub ingatkan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima

Manasik haji Akbar telah dibuka di Sumatera Utara (Dok. Diskominfo Sumut)

Dia mengingatkan para calon jemaah bahwa, ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Karena itu, jemaah diimbau mulai menjaga pola makan dan istirahat sejak dini.

"Jaga kesehatan dan ikuti arahan petugas. Bapak dan Ibu adalah duta Sumatera Utara di Tanah Suci. Tunjukkan sikap santun, disiplin, dan perkuat kebersamaan selama menjalankan ibadah," tambahnya.

2. Manasik haji akbar telah menjadi tradisi sejak 2006

Manasik haji Akbar telah dibuka di Sumatera Utara (Dok. Diskominfo Sumut)

Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan bahwa manasik haji akbar telah menjadi tradisi sejak 2006. Dari awalnya hanya diikuti 12 orang, kini jumlah peserta meningkat signifikan.

"Tahun ini, peserta manasik haji akbar mencapai 1.661 jemaah dari total 1.887 nasabah yang telah melunasi biaya haji di Bank Sumut. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai sahabat dalam perjalanan spiritual Bapak dan Ibu," jelas Heru.

Lanjutnya, Bank Sumut berkomitmen memastikan seluruh calon jemaah mendapatkan pembekalan yang matang, baik dari sisi pemahaman manasik maupun kesiapan mental.

Untuk mengakomodasi jumlah peserta, manasik tahun ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 728 jemaah pada 31 Maret, sementara gelombang kedua akan berlangsung pada 5 hingga 8 April. Bank Sumut juga menyediakan fasilitas pendukung, mulai dari transportasi dari daerah asal hingga akomodasi selama di Medan.

3. Saat ini dana haji yang dikelola mencapai sekitar Rp180 triliun

Manasik haji Akbar telah dibuka di Sumatera Utara (Dok. Diskominfo Sumut)

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI, Acep Jayaprawira, memaparkan perkembangan dana haji yang dikelola BPKH.

"Saat ini dana haji yang dikelola mencapai sekitar Rp180 triliun, meningkat dari Rp98 triliun pada 2018. Dana ini dikelola secara profesional untuk menghasilkan nilai manfaat sekitar Rp12 triliun per tahun, yang digunakan untuk mensubsidi biaya haji jemaah reguler," ujarnya.

Dia menambahkan, selama delapan tahun berdiri, BPKH secara konsisten memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebagai jaminan keamanan dana jemaah.

Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut Zulkifli Sitorus, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Medan Ramlan Sudarto, jajaran komisaris dan direksi Bank Sumut, tokoh agama, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut.

Editorial Team