Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Syarat dan Cara Daftar BCA Genera-Z Berbakti 2026 untuk Mahasiswa
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Mikhail Nilov)
  • BCA meluncurkan Genera-Z Berbakti 2026, kompetisi proposal bagi mahasiswa untuk mengembangkan desa wisata dengan pendanaan hingga ratusan juta rupiah.
  • Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi, dengan seleksi hingga Mei 2026 dan pelaksanaan di empat desa wisata binaan Bakti BCA.
  • Melalui kegiatan ini, BCA mendorong kolaborasi pendidikan dan industri agar ide inovatif mahasiswa memberi dampak nyata bagi masyarakat desa menuju pembangunan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji ide sekaligus turun langsung ke masyarakat kembali dibuka. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi meluncurkan Genera-Z Berbakti 2026, program kompetisi proposal yang menawarkan pendanaan hingga ratusan juta rupiah untuk pengembangan desa wisata di berbagai daerah.

Program ini bukan sekadar kegiatan pengabdian seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), melainkan ajang adu gagasan inovatif yang menuntut mahasiswa menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat desa.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa Genera-Z Berbakti menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengubah ide menjadi aksi.

“Kami melihat potensi besar generasi muda yang kritis dan adaptif terhadap teknologi. Program ini mendorong inovasi mahasiswa agar benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat, sekaligus menyiapkan pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Hera.

1. Syarat pendaftaran

Syarat pendaftaran Generasi-Z Berbakti 2026 (dok.BCA)

Pada edisi 2026, BCA akan memilih empat kelompok mahasiswa terbaik yang masing-masing terdiri dari 10–12 orang lintas jurusan. Para pemenang tidak hanya mendapatkan pendanaan, tetapi juga pembinaan, pelatihan, hingga pendampingan selama program berlangsung. Satu tim terbaik bahkan berpeluang membawa pulang apresiasi tambahan senilai ratusan juta rupiah.

Mahasiswa diberi kebebasan merancang proposal dengan memilih maksimal dua isu utama, mulai dari pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga budaya.

Adapun lokasi pengabdian tersebar di empat desa wisata binaan Bakti BCA, yakni Desa Wisata Kreatif Terong (Belitung), Situs Gunung Padang (Cianjur), Patakbanteng (Wonosobo), dan Kakaskasen Dua (Tomohon).

Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang Diploma III hingga Sarjana dari perguruan tinggi di bawah Kemendikti Saintek, Kemenag, maupun lembaga negara lainnya. Pendaftaran dibuka hingga 24 April 2026, dengan rangkaian seleksi hingga pengumuman pemenang pada Mei.

2. 98 Perguruan tinggi berpartisipasi, termasuk dari Sumut

Ilustrasi Kampus (unsplash.com/@deviyahya)

Selanjutnya, peserta terpilih akan mengikuti bootcamp sebelum diterjunkan langsung ke lokasi pada Juli hingga awal Agustus 2026.

Tingginya antusiasme terlihat dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pada 2025, program ini berhasil menjaring lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi, dengan empat tim terbaik berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Lampung, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Gadjah Mada.

3. Diharapkan bawa dampak positif untuk pembangunan masyarakat desa

ilustrasi desa wisata (pexels.com/Tranmautritam)

Melalui program ini, BCA berharap mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat desa.

“Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” tutup Hera.

Editorial Team