Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sumut Kembangkan AI untuk Pertanian, Diklaim Dongkrak Produksi
Ilustrasi pertanian (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Medan, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai melirik pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong modernisasi sektor pertanian. Bersama Dewan Ekonomi Nasional, sistem ini tengah dirumuskan sebagai solusi peningkatan produktivitas pertanian secara lebih masif.

Namun, di balik ambisi digitalisasi tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengingatkan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama keberhasilan implementasi teknologi ini.

1. AI diklaim bakal tingkatkan produksi dan efisiensi pertanian

ilustrasi pertanian (pexels.com/Chen Te)

Pemanfaatan AI dinilai mampu membawa perubahan signifikan dalam sektor pertanian, mulai dari perencanaan hingga produksi.

Teknologi ini dapat digunakan untuk memprediksi curah hujan, menentukan waktu tanam dan panen, hingga menganalisis serangan hama dan solusi penanganannya.

“Peran AI sangat penting dalam teknologi pertanian, tetapi tentu bila data yang kita input akurat, hasilnya kita bisa lebih akurat memprediksi curah hujan, waktu tanam dan panen, bahkan analisa hasil produksi pertanian,” ujar Bobby.

2. SDM dan kebijakan jadi kunci, bukan sekadar teknologi

ilustrasi pertanian dan irigasi (Unsplash/Marc Hastenteufel)

Menurut Bobby, keberhasilan penerapan AI tidak hanya bergantung pada kecanggihan sistem, tetapi juga pada kualitas pengguna teknologi tersebut.

Petani, penyuluh, hingga pemangku kepentingan lainnya harus memiliki kapasitas yang memadai agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Perlunya penguatan sistem digital, bukan hanya alat saja, tetapi SDM yang menggunakan, kemudian dukungan kebijakan yang tepat,” katanya.

3. Sistem AI sudah siap, tinggal implementasi di lapangan

Ilustrasi pertanian (IDN Times/Ayu Afria)

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut sistem pertanian berbasis AI sebenarnya telah siap diterapkan di Sumatera Utara.

Sistem ini bahkan telah diuji di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH) 2 dan didukung oleh investor.

“Sistem AI-nya sudah ada, bekerja sama dengan TSTH, lahan ada, ini bukan angan-angan lagi, titik-titiknya sudah dapat tinggal kita ‘jahit’,” ujar Luhut.

Editorial Team