Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Aceh Tamiang, Kamis (22/1/2026). (Dok AHY)
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke RSUD Aceh Tamiang. Menko AHY memastikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) sudah kembali beroperasi, disusul sebagian ruang rawat inap yang mulai difungsikan.
“Alhamdulillah IGD sudah beroperasi dengan baik, dan sebagian ruang rawat inap juga sudah berjalan. Tadi saya cek, air bersih di beberapa fasilitas sudah mengalir dengan deras dan bersih,” kata Menko AHY.
Meski layanan rumah sakit telah berjalan, pemulihan total infrastruktur air bersih, khususnya instalasi baja, ditargetkan rampung pada Juni 2026. Pemerintah pusat dan daerah, kata AHY, akan terus mengawal proses ini agar bisa dipercepat tanpa mengabaikan aspek teknis dan keselamatan.
Banjir menerjang Aceh Tamiang pada 26 November 2025 lalu. Aceh Tamiang menjadi satu daerah yang terparah terdampak banjir Aceh. Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menunjukkan, banjir telah mengakibatkan 74.801 Kepala Keluarga terdampak. Sebanyak 101 orang meninggal dunia. Menjadikannya sebagai daerah kedua dengan korban jiwa tertinggi setelah Aceh Utara. Sebanyak 6.052 orang kini masih tinggal di pengungsian.