ilustrasi emas (unsplash.com/Zlaťáky.cz)
Dia menilai emas berpeluang untuk menembus level psikologis $4.500 di bulan Januari.
Sementara itu, dari sisi pengaruh dinamika ekonomi, sejumlah data AS yang dirilis masih memungkinkan Bank Sentral AS atau The Fed untuk memperlonggar kebijakan moneternya. Artinya, memang emas memiliki sentiment yang memungkinkan untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek ke menengah.
"Disisi lainnya, tahun-tahun sulit ekonomi global juga berpeluang terjadi di tahun ini. Perlambatan ekonomi, inflasi yang tinggi masih menjadi ancaman perekonomian. Dan situasi seperti ini akan membuat investor lebih mempertimbangkan emas sebagai komoditas investasi yang layak untuk dilirik. Karena pasar keuangan dinilai tengah membentuk gelembung (bubble) yang suatu saat bisa saja pecah," ungkap Ekonomi asal Sumut ini.