Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Selundupkan Sabu di Tangki BBM, Kurir Ditangkap di Mal Medan
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)
  • Polisi Polda Sumut menangkap kurir berinisial M di mal Medan dengan barang bukti 22 kilogram sabu jaringan internasional Malaysia–Aceh yang akan dikirim ke Tangerang.
  • Pelaku menyembunyikan sabu dalam tangki BBM mobil double cabin yang dimodifikasi menjadi tiga kompartemen, dua untuk narkoba dan satu tetap digunakan untuk bahan bakar.
  • Tersangka mengaku sudah empat kali mengirim sabu dengan modus serupa dan polisi kini memburu pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pengiriman tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan narkoba jaringan internasional Malaysia–Aceh.

Seorang kurir berinisial M ditangkap di Medan dengan barang bukti sabu seberat 22 kilogram yang disembunyikan dalam tangki bahan bakar mobil.

1. Kurir lintas provinsi ditangkap di area mal di Medan

Ilustrasi sabu-sabu. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Pelaku M, warga Lhokseumawe, Aceh, diamankan petugas di sebuah mal di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, pada Minggu (26/4/2026). Dari tangan tersangka, polisi menyita 22 kilogram sabu yang siap dikirim ke luar daerah.

"Perannya M, kurir lintas provinsi. Dari Malaysia ke Aceh, dan tujuan akhirnya itu Tangerang," ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, dalam konferensi pers di Mako Polda Sumut, Rabu (29/4/2026).

2. Sabu disembunyikan di tangki BBM yang dimodifikasi

Ilustrasi narkoba. (IDN Times/Sukma Shakti)

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan mobil double cabin dengan tangki bahan bakar yang telah dimodifikasi. Tangki tersebut dibagi menjadi tiga kompartemen untuk menyamarkan penyimpanan narkoba.

"Kendaraan yang digunakan adalah satu unit mobil double cabin. Kemudian, narkoba disimpan di tangki BBM dari mobil itu. Jadi, kompertemen tangki itu dimodifikasi menjadi tiga bagian," jelas Andy Arisandi.

Dua kompartemen digunakan untuk menyimpan sabu, sementara satu bagian lainnya tetap difungsikan untuk bahan bakar. Akibatnya, kapasitas BBM berkurang sehingga pelaku harus mengisi ulang beberapa kali selama perjalanan.

3. Sudah 4 kali beraksi, polisi buru pelaku lain

ilustrasi narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan pengiriman sabu dengan modus serupa sebanyak empat kali. Pengiriman dilakukan dengan sistem terputus, di mana kendaraan ditinggalkan di lokasi tertentu untuk diambil oleh pihak lain.

"Kemudian, kita ungkap tersangka itu di parkiran mal. Kemudian, menurut keterangan para pelaku, nanti pada saat sampai di tujuan, yaitu Tangerang, ada yang akan menghubungi," sebut Andy Arisandi.

Editorial Team