Kondisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pascarusuh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Ramli mengatakan tidak hanya massa yang berada di Fakultas Pertanian, aparat juga membubarkan kelompok lainnya di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.
Namun demikian, kata Ramli, massa diduga bukan dari Fakultas Pertanian mendatangi kompleks kampus tersebut, pada Kamis, sekira pukul 04.45 WIB. Mereka mencoba memaksa masuk ke dalam kompleks kampus.
“Pas sekitar jam 4.45, baru masuk ke sini. Kami pun di dalam, digoyang-goyang pagar,” kata Ramli.
Ramli beserta sekuriti lainnya sempat menegur massa agar tidak membuat kegaduhan dan meminta mereka membubarkan diri. Namun, permintaan mereka dijawab dengan lemparan batu.
Merasa terancam, petugas keamanan kampus itu masuk ke dalam pos dan menguncinya. Suara pecahan kaca akibat dilempar batu terdengar dari dalam. Bahkan, massa aksi diduga turut melemparkan bom molotov ke posko tersebut.
“Lempar-lempar batu. Kita masuk ke dalam (pos), kunci. Tengok kaca banyak kali pecah semua, baru dilempar bom molotov itu,” imbuhnya.