Tapanuli Tengah, IDN Times- Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada 25 November 2025, Dinas Pendidikan sudah memulai lagi sekolah untuk semester genap tahun ajaran 2025/2026. Proses belajar mengajar dilakukan dengan pendekatan pelajaran menyenangkan, disertai trauma healing dan pendampingan psikososial bagi peserta didik mulai Senin (5/1/2026).
Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng agar aktivitas sekolah tetap berjalan tanpa menambah beban psikologis siswa pascabencana.
“Mulai 5 Januari 2026, seluruh sekolah di Tapteng siap melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan. Tidak ada beban pekerjaan rumah (PR), fokus kita adalah memulihkan semangat belajar anak-anak,” ujar Johannes.
