Medan, IDN Times - Gangguan kesehatan yang memengaruhi fungsi saraf dan sistem gerak masih menjadi bagian dari tantangan kesehatan masyarakat. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stroke berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia 15 tahun ke atas di Sumatera Utara mencapai 6,6 per 1.000 penduduk.
Sementara itu, Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dalam Profil Kesehatan 2024 terdapat 250.743 kasus gangguan tulang belakang dan punggung (other dorsopathies) dan 147.425 kasus pengapuran sendi (arthrosis) pada layanan rawat jalan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL).2 Kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang sesuai, termasuk dukungan rehabilitasi untuk pasien yang memerlukannya.
Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan membuka layanan Rawat Jalan Lantai 8 pada Kamis, 15 Oktober 2026, yang menghadirkan tiga layanan unggulan dalam satu lantai terintegrasi, yaitu Neuroscience Center, Orthopaedic Center, dan Medical Rehabilitation.
Pengembangan ini merupakan bagian dari komitmen Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan untuk menghadirkan layanan unggulan berstandar internasional di bidang saraf dan ortopedi yang lebih dekat bagi masyarakat Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya.
