Medan, IDN Times - Tingginya jumlah warga Sumatra Utara yang memilih berobat ke luar negeri menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumut. Setiap tahun, lebih dari Rp7 triliun dana masyarakat Sumut mengalir ke luar negeri untuk biaya pengobatan. Kondisi ini menjadi tantangan besar layanan kesehatan di daerah.
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan, fenomena tersebut harus dijawab dengan perbaikan menyeluruh di sektor perumahsakitan. Ia mengajak seluruh rumah sakit di Sumut, termasuk yang tergabung dalam Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), untuk meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola agar kepercayaan masyarakat kembali tumbuh.
