Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Rapat Kerja Pembangunan (RKP) Kota Medan Tahun 2026 (Dok. Diskominfo Medan)
Dari hal tersebut, Rico Waas meminta seluruh perangkat daerah memperkuat SOP kebencanaan, sistem peringatan dini, simulasi rutin, pembentukan relawan hingga tingkat kelurahan, serta integrasi dengan BPBD dan Basarnas. "Strategi tersebut juga harus mencakup skema evakuasi, logistik, layanan kesehatan, hingga penyediaan pangan bagi warga terdampak", ujar Rico Waas
Selain mitigasi bencana, Rico Waas juga menyorot tajam pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan. Meski Universal Health Coverage (UHC) telah berjalan, dirinya menekankan bahwa kualitas layanan harus terus ditingkatkan.
“Masyarakat butuh dilayani, bukan hanya dilayani secara administratif. Profesionalisme dan empati tenaga kesehatan adalah kuncinya,” ucap Rico Waas.
Ditambahkan Rico Waas kualitas rumah sakit dan puskesmas tidak hanya diukur dari fasilitas, tetapi juga kecepatan, ketepatan, dan sikap tenaga medis dalam menangani pasien.
Selain itu terkait pembangunan infrastruktur, Rico Waas menyoroti kondisi jalan dan trotoar yang perlu mendapatkan perhatian. Sebab masih banyak ditemukan jalan yang rusak dan trotoar yang lantainya sudah pecah. " Saya menginginkan jalan dan trotoar di tahun ini harus bagus. Dengan begitu tata kota Medan akan semakin lebih baik", imbuh Rico Waas.