Ketua Generasi Bajaj Reborn (GBR) atau penanggungjawab aksi demo, Putra Rimba BB (IDN Times/Indah Permata Sari)
Lanjutnya, ada promo dari perusahaan Maxride yang tidak layak atau tidak cocok bagi para supir bajaj terkait upah yang didapat mereka.
"Selama ini kami dapat tarif Rp11 ribu potong promo, potong persen tinggal Rp6 ribu (setiap orderan masuk), dan ini tidak sesuai," ungkapnya.
Dia menyesalkan adanya promo tersebut, sebab dikatakannya juga bahwa promo tersebut tidak menjelaskan sampai kapan berlaku.
"Gak jelas promonya sampai kapan,dan ini masih berlangsung. Harapan kita semoga tuntutan kita ini dapat secepatnya terealisasi, kalau ini tidak terealisasi secepatnya maka kami akan demo lebih besar dan banyak lagi massanya," sambung Putra.
Sebelumnya, massa aksi juga telah melakukan demo di kantor Maxride dan telah menerima tuntutan.
"Kata pihak Maxride salam seminggu ini akan terealisasikan tuntutan kami. Pesan kami secepatnya tuntutan itu bisa kami terima hasilnya karena sudah terlalu lama kami merasakan ongkos ini hanya penyiksa kepada driver hampir dua bulan jadi kami berharap secepatnya supaya driver ini lebih nyaman dan tenang," harapnya.