Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Raffi Ahmad Terpukau Warenhuis, Siap Dorong Kolaborasi Kreatif Medan
Raffi Ahmad mengunjungi warenhuis yang baru direnovasi (Dok. Diskominfo Medan)
  • Wakil Wali Kota Medan mengajak Raffi Ahmad mengunjungi Gedung Warenhuis yang telah direvitalisasi sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata baru di kawasan Kota Lama Kesawan.
  • Raffi Ahmad terkesan dengan konsep Warenhuis yang memadukan nilai sejarah dan ruang modern, menilai bangunan heritage bisa dikolaborasikan dengan kafe, pameran, serta wadah UMKM dan komunitas kreatif.
  • Raffi mengajak generasi muda serta pekerja seni berkolaborasi membangun ekosistem kreatif Medan, mendukung upaya pemerintah menjadikan Warenhuis simbol pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 Mei 2026

Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengajak Raffi Ahmad mengunjungi Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali ikon bersejarah yang telah direvitalisasi sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata urban.

kini

Raffi Ahmad terkesan dengan hasil revitalisasi Warenhuis dan mendorong kolaborasi kreatif di Medan. Pemerintah Kota Medan berharap bangunan tersebut menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kunjungan Raffi Ahmad bersama Wakil Wali Kota Medan ke Gedung Warenhuis yang telah direvitalisasi untuk memperkenalkan ikon bersejarah sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata urban.
  • Who?
    Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, serta Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.
  • Where?
    Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan, Kota Medan, Sumatera Utara.
  • When?
    Kamis, 7 Mei 2026.
  • Why?
    Kegiatan dilakukan untuk mempromosikan kembali bangunan bersejarah Warenhuis yang telah direnovasi agar menarik minat investor dan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif.
  • How?
    Pemerintah Kota Medan mengundang Raffi Ahmad meninjau langsung Warenhuis, berdialog mengenai potensi kolaborasi kreatif, serta mendorong generasi muda dan pekerja seni ikut meramaikan ekosistem kreatif kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Raffi Ahmad datang ke Medan diajak Pak Wakil Wali Kota Zakiyuddin. Mereka lihat gedung lama namanya Warenhuis yang sudah diperbaiki jadi tempat keren buat anak muda dan seniman. Raffi bilang gedung itu cantik dan punya cerita lama. Sekarang mereka mau ajak banyak orang kreatif supaya Medan makin seru dan ramai wisatawan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Revitalisasi Gedung Warenhuis menghadirkan semangat baru bagi Kota Medan, memadukan nilai sejarah dengan peluang ekonomi kreatif yang menjanjikan. Antusiasme Raffi Ahmad dan dukungan pemerintah menunjukkan sinergi positif antara pelestarian budaya dan inovasi modern, membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda, pekerja seni, serta pelaku UMKM untuk berkembang bersama dalam suasana kota yang semakin dinamis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengunjungi Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan, Kamis (7/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan memperkenalkan kembali ikon bersejarah yang telah direvitalisasi sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata urban.

1. Warenhuis baru direnovasi diharapkan mampu menarik minat investor, termasuk dari kalangan nasional

Raffi Ahmad mengunjungi warenhuis yang baru direnovasi (Dok. Diskominfo Medan)

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menjelaskan bahwa Warenhuis merupakan salah satu ikon Kota Medan yang baru saja selesai direnovasi dan diharapkan mampu menarik minat investor, termasuk dari kalangan nasional.

“Seharian ini kita ajak, mulai dari kuliner hingga ke salah satu ikon Kota Medan yang baru selesai direnovasi, yaitu Warenhuis. Mudah-mudahan Aa Raffi juga tertarik untuk berinvestasi di Kota Medan dan ikut memasarkan Medan sebagai destinasi wisata,” ujar Zakiyuddin.

Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad mengaku terkesan dengan kondisi Warenhuis yang tetap mempertahankan nilai sejarah, namun telah siap dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi modern.

“Saya sangat terpukau melihat Warenhuis. Heritage itu punya nilai yang tidak bisa kita bayar dengan apa pun, karena di situ ada cerita sejarahnya,” kata Raffi.

2. Bangunan bersejarah ini memiliki potensi besar jika dikolaborasikan dengan konsep kekinian

Raffi Ahmad mengunjungi warenhuis yang baru direnovasi (Dok. Diskominfo Medan)

Dia menilai, bangunan bersejarah seperti Warenhuis memiliki potensi besar jika dikolaborasikan dengan konsep kekinian, seperti menghadirkan kafe, ruang pameran, hingga wadah bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjembatani generasi muda dengan nilai-nilai sejarah, sekaligus menciptakan ekosistem lifestyle yang produktif.

“Jangan semua yang modern selalu dibangun baru. Justru tempat heritage seperti ini bagaimana bisa kita bawa ke lintas generasi, supaya anak muda memahami dan menghargai sejarahnya,” ujarnya.

3. Raffi ajak generasi muda dan pekerja seni untuk turut meramaikan Kota Medan

Raffi Ahmad mengunjungi warenhuis yang baru direnovasi (Dok. Diskominfo Medan)

Raffi juga mengajak generasi muda dan pekerja seni untuk turut meramaikan Kota Medan melalui kolaborasi kreatif lintas sektor. Ia menilai, potensi seni dan kreativitas di Medan sudah terbukti kuat, salah satunya melalui keberhasilan film Agak Laen yang dinilai mampu mengangkat identitas kota tersebut.

“Medan ini sudah ramai, kita bikin tambah ramai lagi. Ayo kita kolaborasi, bangun ekosistem kreatif, dan dorong ekonomi anak muda,” ajaknya.

Dengan revitalisasi Warenhuis, Pemerintah Kota Medan berharap bangunan bersejarah tersebut tidak hanya menjadi simbol pelestarian cagar budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu menarik wisatawan dan investor ke Kota Medan.

Editorial Team