Medan, IDN Times- Nama Bupati Siak Afni Zulkifli mendadak viral usai pernyataannya soal dana Pemkab Siak yang dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ssebsar Rp1 triliun. Dia menyebut Rp 500 Miliar dana Siak yang ditahan pemerintah pusat dan selebihnya Rp 500 miliar dipotong, dialihkan untuk Program MBG.
"Setengah triliun uang kita (Pemkab Siak) ditahan, setengah triliun lagi dipotong. Rp1 triliun hak kita hari ini tidak kita dapatkan, sudah dialihkan dalam program MBG, terus tidak diawasi? Betapa bodohnya kita! Makanya, saya minta tolong camat, kepala oP terkait, kabag, kabid semuanya, kawal program MBG," kata Afni pada sebuah forum 10 April 2026 lalu.
Afni merupakan kepala daerah yang cukup vokal berbicara soal MBG. Terutama soal pengawasan dan implementasi program. Pada Ramadan lalu dia juga menyoroti kualitas menu MBG setelah adanya keluhan terkait menu untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dinilai kurang bergizi karena hanya kacang polong, kacang goreng, satu buah pisang, dan brownis.
"Saya mendapat laporan, menu yang dikasih ke anak-anak PAUD masak kacang-kacang kue hari raya. Seharusnya kan bisa diolah jadi makanan untuk anak-anak," kata Afni, pada 11 Maret 2026 lalu.
Afni ternyata puna rekam jejak sebagai seorang wartawan, akademisi hingga aktivis lingkungan. Berikut profil Afni Zulkifli yang dirangkum IDN Times.
