Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polres Binjai Dikirimi Papan Bunga, Minta Pelaku Begal segera Ditangkap
Papan bunga yang terpampang depan mako polres binjai atas keprihatinan dan permintaan agar begal segera diamankan (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Binjai, IDN Times - Aksi begal yang terjadi dua kali dalam seminggu meinimbulkan keresahan masyarakan. Perhatian dan keprihatinan dari berbagai kalangan muncul.

Bentuk keprihatinan dituangkan dengan karangan papan bunga terpampang dikantor kepolisian Polres Binjai Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatra Utara, Selasa (12/5/2026).

1. Polres bentuk tim khusus, atasi kejahatan jalanan dan begal

Kapolres AKBP Binjai Mirza Maulana, angkat bicara dan akan membentuk tim khusus begal dan kejahatan jalanan (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Menjawab keresahan masyarakat ini membuat pucuk pimpinan kepolisian Kota Rambutan bereaksi. Kapolres Binjai  AKBP Mirzal Maulana, langsung membentuk team khusus anti begal yang terdiri dari beberapa satuan fungsi langsung dibawa kendalinya. 

"Team ini dibentuk dari beberapa satuan fungsi di Polres Binjai. Tugasnya bersifat khusus guna menangani para kejahatan jalanan, mereka bekerja langsung di bawah kendali lsaya bersama pejabat utama. Bekal sprint tugas khusus, sifatnya hunting dalam menangani para pelaku begal dan kejahatan jalanan lainnya," kata Kapolres Binjai AKBP Mirzal.

2. Himbau masyarakat untuk jadi polisi bagi diri sendiri 

Anggota DPRD Sumut M Yusuf, menjenguk pelajar yang menjadi korban begal (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Kapolres Binjai juga meminta masyarakat untuk tidak memframing dari 1 kejadian seolah olah binjai tidak aman. Sebab, secara preventif Polres Binjai dan polsek jajaran telah melaksanakan Patroli jam rawan yang dilakukan sangat efektif mencegah kejadian kejahatan jalanan.

"Kami juga turut menghimbau kepada masyarakat agar hati-hati dalam berkendara di jalanan dan berkendara sesuai ketentuan. Bila parkir sepeda motor agar ditempat aman yang diawasi dan bukan parkir di teras atau halaman rumah. Jadilah polisi bagi diri sendiri, artinya selalu waspada dimanapun dan kapanpun berada," tegas AKBP Mirzal Maulana.

3. Anggota DPRD Sumut turun tanggung pengobatan korban begal hingga sembuh

Yudha, pelajar binjai yang menjadi korban keganasan begal terkulai lemas dengan tangan dibalut perban akibat dibacok (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Kondisi kesehatan Yudha, pelajar yang menjadi korban begal perlahan mulai membaik. Meski demikian, ia harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Umum dr Djoelham Binjai. Kondisi ini pula yang mengundang keprihatinan anggota DPRD Sumut M.Yusuf alias Ucok Aang.

Politisi Fraksi Golkar ini langsung mendatangi korban begal dan dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan ini. M Yusuf mengaku, akan menanggung seluruh biaya perobatan hingga pulih dan kembali ke rumah. 

"Kepada keluarga, saya sampaikan turut berduka cita dan prihatin yang mendalam atas kondisi yang terjadi. Kami sangat menyayangkan peristiwa ini dan berharap korban segera pulih,” kata M Yusuf saat menjenguk pelajar yang jadi korban begal.. 

4. Sampaikan kekecewaan mendalam atas peristiwa begal yang terjadi di Kota Binjai  

Anggota DPRD Sumut M Yusuf, menjenguk pelajar yang menjadi korban begal (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Ucok Aang menyampaikan kekecewaan yang mendalam atas terjadinya begal di Kota Binjai. Ia mendesak agar AKBP Mirzal Maulana, lebih meningkatkan kinerjanya di wilayah hukum Polres Binjai.

“Kami juga meminta pihak terkait untuk menindaklanjuti kejahatan begal ini agar hal serupa tidak terulang kembali di wilayah Kota Binjai," jelas dia.  

"Jadi ada 2 korban kejahatan begal diwilayah kota Binjai yang menonjol, pertama terjadi pada seorang perempuan di Jalan Umar Baki dan seorang laki-laki masih berstatus pelajar di jalan Sawo, Kelurahan Bandar Senembah. Terhadap siswa ini telah mengalami luka bacok hingga harus di rawat di RSU Djoelham," ungkap Cok Aang. 

Ucok Aang menegaskan agar Kapolres Binjai segera membentuk tim untuk melakukan pengamanan di setiap titik - titik wilayah Kota Binjai yang dianggap rawan oleh masyarakat.

"Saya menegaskan agar Kapolres Binjai segera membentuk tim untuk meningkatkan pengamanan di wilayah Kota Binjai. terutama personil Polres Binjai diminta untuk berpatroli di setiap malam hari agar dapat menimalisir kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku begal di Kota Binjai," tegas Cok Aang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team