Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Selidiki Penyerangan Rumah Advokat Medan yang Diserang Puluhan Orang
Video viral puluhan orang diduga melakukan penyerangan di rumah advokat Medan (dok.istimewa)
  • Rekaman CCTV viral menunjukkan dugaan penyerangan puluhan orang ke rumah advokat Medan, Acil Lubis, di Kompleks Graha Jermal, yang menyebabkan anak dan istrinya ikut jadi korban.
  • Acil Lubis melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan; dua laporan dibuat terkait perusakan properti serta luka pada anaknya, dan dua unit penyidik dikerahkan untuk menangani kasus tersebut.
  • Polisi masih menyelidiki motif penyerangan sambil menunggu hasil visum anak korban yang mengalami luka lecet di tangan, serta memeriksa saksi dan bukti dari CCTV lokasi kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Viral di media sosial rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan penyerangan sekelompok orang di rumah advokat Medan, Acil Lubis. Mereka beramai-ramai datang dan diduga sempat melakukan pelemparan di kediaman Acil Kompleks Graha Jermal, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Kasus ini telah mantap dibawa ke ranah hukum. Sang advokat melaporkan kasus ini ke polisi sebab ia mengaku anak dan istrinya juga ikut menjadi korban.

1. Advokat Medan: anak dan istri saya jadi korban dugaan penyerangan

Satreskrim Polrestabes Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Advokat Acil Lubis mendapat informasi penyerangan ini dari sang istri. Kelompok pemuda disebut melakukan penyerangan secara tiba-tiba.

"Sekitar pukul 15.30 sore tanggal 15 Februari 2026 Istri saya berkata kalau anak saya sedang bermain di dalam kompleks perumahan. Tiba-tiba datang sekelompok orang menyerang. Sekitar 20-an orang begitu lah. Dia melempar anak saya dan istri saya," beber Acil Lubis.

Ia tak tahu bahwa anaknya bermain di dekat puluhan orang tersebut. Akibatnya, anaknya disebut turut menjadi korban pelemparan.

"Akibat kejadiannya anak saya mengalami luka di bagian tangan sama di bagian jari. Bengkak dilempar besi," akunya.

2. Polrestabes Medan kerahkan 2 unit untuk tangani kasus dugaan penyerangan rumah advokat

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, membenarkan bahwa advokat Acil Lubis telah membuat laporan polisi. Setidaknya ada 2 laporan yang dibuat dan ditangani oleh 2 unit di bawah naungan Sat Reskrim Polrestabes Medan pula.

"Ya, memang saat ini sudah kita terima laporan polisinya. Jadi, ada 2 laporan terkait kejadian pada hari Minggu tanggal 15 Februari kepada advokat di rumahnya. Saat ini, kita menerima 2 laporan terkait perusakan sepeda motor dan fiber pagar, dan satunya terkait korban anak kecil yang luka. Ada dua unit yang kami libatkan. Satu unit Reskrim terkait penyerangan terhadap rumah advokat dan satu unit nanti ditangani oleh PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)," kata Bayu, Kamis (26/2/2026).

Pihaknya akan menindaklanjuti dan akan membuat rencana penyelidikan. Saat ini, Sat Reskrim Polrestabes Medan masih mengumpulkan barang bukti terlebih dahulu dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Kita juga tengah menunggu hasil visum dari anak tersebut, dan kita akan memeriksa Tempat Kejadian Perkara untuk tindak lanjut, apakah ada bukti-bukti, baik itu dari CCTV ataupun video-video yang kami temukan," jelasnya.

3. Kasat Reskrim: tangan anak advokat mengalami luka kecet

Video viral puluhan orang diduga melakukan penyerangan di rumah advokat Medan (dok.istimewa)

Sejauh ini, motif penyerangan masih belum diketahui karena masih proses penyelidikan. Namun pihaknya berjanji akan mengungkap siapa aktor pelaku penyerangannya.

"Jadi, menurut tata cara yang diatur dalam KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana), kami masih mengumpulkan dan kami masih proses penyelidikan sehingga kami pun ingin segera untuk mengungkap siapa aktor pelakunya dan siapa nanti yang melakukan tindakan tersebut. Karena ini LP baru kita terima, sehingga kami masih proses, kami melakukan pemanggilan terhadap saksi, baik pelapor ataupun saksi yang melihat atau berada pada saat kejadian," ungkap Bayu.

Dari amatan polisi, memang anak advokat Acil Lubis di tangannya terdapat luka lecet. Hal ini menjadi satu petunjuk untuk mengungkap kasus ini sembari menunggu hasil visum keluar.

"Kondisi anak pada saat melaporkan di sini dan diketahui luka di sebelah kanan lecet. Jadi, kami akan memfaktakannya. Saat ini kami koordinasi dengan rumah sakit untuk hasil visumnya," pungkas Bayu.

Editorial Team