Medan, IDN Times – Masjid Raya Al Mashun Medan kembali bersiap menjadi pusat pelaksanaan Salat Idul Adha yang diikuti ribuan jemaah. Ketua BKM Masjid Raya Medan, Ustaz Syafrizal, memastikan seluruh persiapan mulai dari kebersihan hingga sound system sudah matang.
“Di Masjid Raya seperti biasa, persiapan dimulai dari kebersihan, kemudian persiapan sound system dan lain sebagainya,” ujar Ustaz Syafrizal saat ditemui IDN Times di Masjid Raya Medan, pada Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, karakteristik Salat Id di Masjid Raya berbeda dari masjid lain karena jemaah tidak hanya memadati ruang utama, tetapi juga meluber hingga ke luar dan ke jalan raya.
“Kalau dihitung, mungkin lebih dari 2.000 orang. Pernah saat acara Gubernur mengundang 3.000 orang, itu 1.000 orang di dalam dan 2.000 orang di luar. Jadi kalau dihitung sama seperti itu, artinya lebih dari 3.000 orang setiap tahunnya Salat Idul Fitri dan Idul Adha di Masjid Raya ini,” jelasnya.
Untuk petugas ibadah, pihak masjid menggunakan imam tetap yang telah ditunjuk oleh Badan Kenaziran Kesultanan Deli. Sementara untuk khatib, Masjid Raya mendatangkan dai dari luar. Tahun ini, khutbah Idul Adha akan disampaikan oleh Dr. Syarifuddin L. Hayat, dosen yang juga dikenal sebagai akademisi.
