Aceh Tengah, IDN Times - Di tengah musim panen, warga sejumlah desa terisolir di Kabupaten Aceh Tengah terpaksa mempertaruhkan keselamatan demi mempertahankan denyut ekonomi keluarga. Tanpa jembatan dan akses jalan yang layak akibat longsor, satu-satunya jalur mobilisasi hasil pertanian hanyalah sling manual swadaya masyarakat yang dirakit menggunakan kabel listrik melintang di atas sungai berarus deras dan berbatu.
Kondisi darurat ini menjadi tumpuan hidup warga Desa Kekuyang, Burlah, Bintang Pepara, hingga Buge Ara. Melalui sling sederhana tersebut, masyarakat mengangkut durian, cabai, kopi, beras, hingga bantuan logistik untuk dijual dan didistribusikan ke wilayah lain.
