Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260209_150332.jpg
Kebakaran di salah satu rumah warga Hamparan Perak (dok.Polres Pelabuhan Belawan)

Intinya sih...

  • Kebakaran ludeskan 2 rumah semi permanen, seorang perempuan meninggal dunia terjebak api

  • Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun api yang marak tak bisa diterobos

  • Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Deli Serdang, IDN Times - Nur Safna (36 tahun) menjadi korban yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Dusun I A, Gang Mesjid, Desa Kelambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Minggu (8/2/2026) dini hari. Dalam insiden ini, sebanyak 2 rumah semi permanen yang ludes terbakar.

Nur Safna adalah satu-satunya korban yang terjebak kobaran api. Jenazahnya ditemukan beserta luka bakar dengan posisi telungkup.

1. Kebakaran ludeskan 2 rumah semi permanen, seorang perempuan meninggal dunia terjebak api

Kondisi rumah usai kebakaran (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Pemilik rumah sekaligus ayah korban, Abdul Rasyid (68 tahun), membenarkan musibah yang dialaminya. Saat api membakar hangus rumahnya, ia tengah bekerja sebagai penjaga malam.

"Saya kerja jaga malam. Tapi dapat kabar rumah ini sudah habis kena bakar pada pukul 03.30 WIB," kata Abdul.

Pria tua yang punya 4 anak ini begitu syok kala mengetahui bahwa anak ketiganya, Safna, tak mampu menyelamatkan diri. Ia tewas terpanggang di dalam rumahnya dalam posisi telungkup.

"Yang meninggal anak saya nomor 3 bernama Nur Safna. Dia ditemukan telungkup karena posisi lagi tidur. Kalau anak saya yang satunya lagi, dia berhasil keluar dari rumah," lanjutnya.

2. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun api yang marak tak bisa diterobos

Kebakaran rumah di Hamparan Perak (dok.Polres Pelabuhan Belawan)

Rumah yang sebagian besar dari tepas itu dengan cepat tersambar api. Abdul tak urung menceritakan bahwa saat itu Safna sempat terbangun, namun tak berani keluar karena api sudah sangat besar.

"Anak saya mau keluar lagi enggak bisa karena terjebak dalam kamar, api dari depan terus menyambar," rinci Abdul.

Setidaknya ada 4 armada Pemadam Kebakaran yang diturunkan. Meskipun begitu, nyawa Safna tak sempat diselamatkan lagi.

"Rumah kami setengah batu juga, tepas dinding. Jadi habis gitu. Angin datang semakin membuat api tak terkendali. Sampai itu gosong semua," bebernya.

3. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik

Kebakaran di salah satu rumah warga Hamparan Perak (dok.Polres Pelabuhan Belawan)

Jenazah Safna telah dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum dekat rumahnya. Sejauh ini Abdul mengatakan bahwa kebakaran disebabkan korsleting listrik.

"Api itu diduga dari kabel listrik dan semacamnya lah. Yang nyalanya itu dari kabel listrik. Meledak dari bawah tempat listriknya," ungkap Abdul.

Kasi Pemadam Kebakaran Deli Serdang, Donny, membenarkan insiden ini. Pihaknya sampai di lokasi kejadian pukul 05.30 WIB.

“Info diterima dari pada pukul 04.59 WIB, unit 10 Pos Hamparan perak langsung meluncur ke lokasi, sampai di sana pukul 05.30 WIB dan langsung Melakukan pemadam. Berikutnya menyusul unit 08 dari Pos Sunggal ke dan Damkar Medan 2 unit Mobil. Dampak kejadian ini, 1 orang dinyatakan meninggal dunia,” pungkasnya.

Editorial Team