Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-01-18 at 17.43.05 (2).jpeg
Anak-anak di sekolah darurat yang dibangun di Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Aceh Tamiang, IDN Times - Sekolah Dasar (SD) Negeri Babo di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, memprioritaskan pemulihan psikologis siswa dalam kegiatan belajar mengajar. 

Mereka saat ini terpaksa harus belajar di tenda darurat pascabanjir bandang yang menghancurkan bangunan sekolah pada 26 November 2025.

Selain SD Negeri Babo, di sekolah darurat yang terletak di lapangan Kampung Babo tersebut juga terdapat SMP Negeri 2 Tamiang Hulu dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Babussalam Babo. Mereka belajar di tenda.


1. Berusaha meningkatkan kembali semangat anak-anak

Anak-anak di sekolah darurat yang dibangun di Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Kepala SD Negeri Babo, Ahmad mengatakan, sejak kembali aktif belajar pada 26 Desember 2025. Proses pembelajaran difokuskan pada pemulihan mental anak-anak yang terdampak bencana.

“Jadi di sini lah kami berusaha meningkatkan semangat mereka, memulihkan kembali,” kata Ahmad.


2. Masih tahap pemulihan psikologi anak meski mulai membaik

Anak-anak di sekolah darurat yang dibangun di Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Dia menyampaikan, trauma akibat banjir memengaruhi kondisi psikologis siswa sehingga pendekatan pembelajaran dilakukan secara bertahap.

Kegiatan belajar mengajar, kata Ahmad, dilaksanakan setiap hari, kecuali hari besar, dengan durasi terbatas dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Saat ini, sebanyak 157 siswa tercatat mengikuti pembelajaran di tenda darurat. 

“Anak-anak kami masih dalam tahap pemulihan psikologi. Jika kondisinya sudah membaik, pembelajaran akan kembali diterapkan seperti sekolah normal,” ujarnya.

Ahmad mengatakan sekolah juga membuka kesempatan bagi siswa lain yang terdampak banjir untuk bergabung sementara.


3. Sekolah darurat turu dibantu banyak relawan

Anak-anak di sekolah darurat yang dibangun di Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Dalam pelaksanaan pembelajaran darurat tersebut, SD Negeri Babo mendapat dukungan dari relawan pendidikan serta bantuan dari Sekolah Namira untuk mata pelajaran IPAS, Matematika, dan Bahasa Indonesia. 

Selain itu, Telkom turut membantu operasional transportasi siswa dari sejumlah kampung yang jaraknya cukup jauh dari lokasi tenda darurat.

Bangunan sekolah lama SD Negeri Babo dilaporkan rusak parah akibat banjir bandang dan dinilai tidak lagi layak digunakan. 

Pihak sekolah berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan sekolah baru agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan siswa tidak terlalu lama belajar di tenda darurat yang memiliki keterbatasan.


Editorial Team