Pelepasan 4.000 ribu penumpang dalam mudik gratis yang digelar Pemko Medan (Dok. Diskominfo Medan)
Menurut Rico Waas, keselamatan para pemudik sangat bergantung pada para pengemudi yang membawa kendaraan selama perjalanan.
“Yang paling penting pengemudi bus harus sehat dan fokus, karena keselamatan para penumpang kuncinya ada di para pengemudi,” tegasnya.
Selanjutnya Rico Waas mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Mudik Bareng Pemko Medan. Program ini terlaksana atas kerja sama solid antara Pemerintah Kota Medan, Dinas Perhubungan, Organda, Jasa Raharja, serta unsur TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di jalur mudik.
Menutup pidatonya, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat merayakan Idul Fitri 1447 H kepada seluruh warga. "Selamat bertemu sanak keluarga di kampung halaman. Semoga niat baik ini membawa masyarakat sampai ke tujuan dengan selamat dan penuh kebahagiaan."ucap Rico Waas.
Sebelumnya Plt Kadis Perhubungan Suriono menjelaskan Mudik Bareng Pemko Medan memfasilitasi 12 kota tujuan, di antaranya Pakpak Bharat, Sidikalang, Sibolga, Sipirok, Kota Pinang, Padangsidimpuan, Tarutung, Panyabungan, Natal, Rantau Prapat, Sibuhuan, dan Gunung Tua.
Secara nasional, skema ataupun pelaksanaan mudik ini mengambil tema 'Mudik Aman, Keluarga Senang'. Artinya bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan mudik dengan berkeselamatan sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik ini bisa sampai ke tujuan dengan selamat.
"Kita sudah melakukan beberapa langkah-langkah yaitu bagaimana kita melakukan ramp check terhadap armada maupun driver yang digunakan untuk kegiatan mudik ini. Jadi insyaallah seluruh armada maupun driver yang nantinya akan menjalankan tugas untuk mengakomodir masyarakat Kota Medan untuk melakukan mudik gratis ini secara teknis maupun secara keselamatan maupun secara kesehatan terhadap pengemudi ini sudah memenuhi persyaratan yang kita tentukan," jelasnya.