Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi tanggul pantai. (IDN Times/Trio Hamdani)
Ilustrasi tanggul pantai. (IDN Times/Trio Hamdani)

Intinya sih...

  • Pembangunan tanggul permanen 800 meter di Sungai Batang Serangan akan dimulai pada Maret 2026.

  • Pemprov Sumut telah melakukan penanganan darurat dengan tanggul semi permanen sebelum proyek permanen senilai Rp45 miliar ini berjalan.

  • Selain Batang Serangan, perkuatan tebing juga akan dilakukan di Tapanuli Utara dan Nias Selatan sebagai bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD).

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times – Abrasi sungai Batang Serangan, Kabupaten Langkat membuat warga khawatir. Abrasi sungai mulai mendekati pemukiman warga.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan akan dikerjakan secara permanen pada tahun 2026 sebagai bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD). Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumut, Rizal Hasibuan, menegaskan bahwa anggaran puluhan miliar telah dialokasikan untuk memastikan keamanan warga.

“Untuk tahun 2026 ada kita tampung dana itu, Rp45 Miliar, salah satunya untuk menangani itu," ujar Rizal dalam keterangan resmi, Kamis (29/1/2025).

1. Tanggul 800 Meter Mulai kontrak pada Maret 2026

Ilustrasi Sungai Ciliwung. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pemprov Sumut berencana membangun tanggul permanen sepanjang 800 meter di Sungai Batang Serangan. Proyek ini tidak akan ditunda lama, karena proses administrasi ditargetkan selesai pada kuartal pertama tahun ini.

Rizal Hasibuan menjelaskan bahwa pembangunan fisik segera dimulai begitu urusan dokumen tuntas.

"Ya itu tadi, kita harapkan di bulan tiga (Maret) kita sudah kontrak semua,” tegasnya.

2. Transisi dari Penanganan Darurat ke Permanen

Ilustrasi sungai (IDN Times/Yuko Utami)

Sebelum proyek permanen senilai Rp45 miliar ini berjalan, Pemprov Sumut sebenarnya sudah bergerak di lapangan dengan solusi jangka pendek. Alat berat telah dikerahkan untuk membangun tanggul semi permanen demi menahan laju abrasi selama masa tanggap darurat.

"Sudah dibangun tanggul selama masa tanggap darurat, dibangun semi permanen, nah di tahun 2026 ini, kita bangun permanen yang sudah dianggarkan,” tambah Rizal.

3. Tak Hanya Langkat, Tapanuli Utara dan Nias Selatan juga masuk radar

ilustrasi sungai tercemar sampah plastik dan mengandung mikroplastik (IDN Times)

Selain fokus di Batang Serangan dan rehabilitasi Waduk Tanjungpura di Langkat, Dinas PUPR Sumut juga akan membangun perkuatan tebing Sungai Aek Haidupan sepanjang 150 meter di Tapanuli Utara.

Tak ketinggalan, Sungai Gomo sepanjang 100 meter di Desa Hilinawalo Fau, Nias Selatan, juga akan dipasangi penguatan tebing tahun ini.

Editorial Team