Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260124_101549.jpg
Mobil korban terperosok ke parit saat hendak dibegal (dok.facebook.com)

Deli Serdang, IDN Times - Malangnya seorang sopir taksi online bernama Dedek Iskandar Lubis (36 tahun). Ia mendapat orderan dari seorang remaja di Hamparan Perak, Deli Serdang. Namun ia ditipu, sebab pelanggannya itu di tengah perjalanan mencoba mencekiknya dari belakang.

Dedek berusaha melawan dan meminta tolong warga. Akibatnya aksi begal ini gagal dan pelaku diamuk massa hingga membuatnya meninggal dunia di tempat yang berada di area persawahan Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak.

1. Pelaku pura-pura minta antar dari Binjai ke Hamparan Perak

Ilustrasi Taksi Online (IDN Times/Sukma Shakti)

Kabar meninggalnya seorang begal dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo. Ia mengatakan bahwa korbannya adalah seorang driver taksi online.

"Korban bernama Dedek Iskandar Lubis, umur 36 tahun, warga Kelurahan Kebun Lada, Kota Binjai. Sementara pelaku berinisial DP umur 27 tahun, warga Desa Klumpang Kebun Kecamatan Hamparan Perak," kata Agus, Sabtu (24/1/2025).

Ia menerangkan bahwa modus pelaku hendak membegal sopir taksi online ialah dengan memesan/order terlebih dahulu. Pelaku pura-pura meminta diantar ke rumahnya.

"Pada Kamis tanggal 22 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku memesan Grab Car dengan tujuan Desa Paya Bakung. Atas orderan tersebut kemudian korban menjemput pelaku di titik penjemputan J.CO Binjai," lanjutnya.

2. Korban dipiting oleh pelaku, mobil banting stir hingga terperosok ke dalam parit besar

Mobil korban terperosok ke parit saat hendak dibegal (dok.facebook.com)

Malam itu juga korban membawa pelaku ke titik yang dituju. Ia sama sekali tak merasa curiga karena sudah pekerjaannya selama ini mengantar-jemput penumpang.

"Nah, pada saat di tengah perjalanan tepatnya di Dusun 19 Pringgan Desa Paya Bakung, pelaku langsung memiting leher korban dan menyuruh korban untuk memberhentikan mobilnya," ungkap Agus.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan itu menjelaskan bahwa korban mencoba melawan dari pitingan pelaku yang semakin kencang. Hingga kendali stir mobil menghantam ke pinggir.

"Korban langsung membanting stir mobilnya ke kanan dan langsung terjun ke dalam parit besar. Setelah itu korban sempat bergumul untuk melepaskan pitingan pelaku," bebernya.

3. Pelaku diamuk massa sampai babak belur dan meninggal dunia di tempat

Ilustrasi garis polisi (IDN Times/Aries Rahmat)

Usai terjatuh di parit, mereka masih terlibat perkelahian. Di momen ini korban berteriak meminta tolong kepada masyarakat setempat.

"Korban meminta pertolongan kepada para pengendara yang melintas. Dan tidak berapa lama datang warga beramai-ramai langsung menghakimi dan memukul pelaku," jelas Agus.

Pelaku babak belur dihajar massa. Bahkan tak lama setelahnya, ia dinyatakan meninggal dunia di tempat. Bagian wajahnya berdarah dan tangannya dalam kondisi terikat.

"Pelaku dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.

Editorial Team