Medan, IDN Times - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial RDH (23) saat hendak melakukan transaksi sabu di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dalam operasi Antik Toba 2026.
Ops Antik Toba 2026, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Deli Serdang

1. Tersangka ditangkap saat transaksi sabu berlangsung
RDH ditangkap di Jalan Besar Bandar Setia, Dusun III, Desa Bandar Setia, Jumat (15/5/2026) malam. Penangkapan dilakukan saat pelaku tengah bertransaksi dengan pembeli yang ternyata merupakan petugas yang menyamar.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan penangkapan merupakan hasil pengembangan informasi terkait peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Tim melakukan penyelidikan dan pembelian terselubung atau undercover buy sebelum akhirnya menangkap pelaku saat transaksi berlangsung,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
2. Polisi sita 10 paket sabu siap edar
Dari tangan pelaku, polisi menyita 10 paket sabu siap edar dengan berat bruto 1,81 gram. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
Barang bukti tersebut antara lain pipet plastik yang digunakan sebagai sendok sabu, bundel plastik klip kosong, serta uang tunai Rp100 ribu yang diduga hasil transaksi.
3. Pelaku raup untung kecil, pemasok diburu
Berdasarkan pemeriksaan awal, RDH mengaku hanya mengambil keuntungan sekitar Rp10 ribu dari setiap paket sabu yang dijual. Ia juga menyebut mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria bernama Samsul yang saat ini masih dalam penyelidikan polisi.
“Tim masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” kata Ferry.
Saat ini, tersangka telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti juga akan diuji di laboratorium forensik guna kepentingan penyidikan.
Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringan. “Kami tidak memberi toleransi terhadap pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba di Sumatera Utara,” tegas Ferry.