ilustrasi kucing (pexels.com/jiale MA)
Menurut Farid, di sejumlah negara praktik pemberian makanan hewan peliharaan yang lengkap dan seimbang sudah mencapai hampir 100 persen. Namun di Indonesia, edukasi mengenai nutrisi kucing masih terus perlu diperkuat.
Secara biologis, kucing merupakan karnivora yang membutuhkan nutrisi khusus seperti taurin, asam amino esensial, vitamin, dan mineral yang berbeda dari kebutuhan gizi manusia. Karena itu, makanan rumahan belum tentu dapat memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi tersebut.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian Republik Indonesia, I Ketut Wirata, menegaskan bahwa kesejahteraan hewan menjadi bagian penting yang juga diatur dalam regulasi pemerintah.
“Memberi makan hewan bukan sekadar menghilangkan rasa lapar, tetapi memastikan mereka mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang untuk mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan kualitas hidupnya,” katanya.
Kampanye ini juga diperkuat dengan tayangan edukasi di televisi nasional dan berbagai platform digital selama Ramadan yang diperkirakan menjangkau lebih dari 42 juta masyarakat Indonesia.