Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bagikan 4.000 Paket Ramadan untuk Warga Medan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bagikan 4.000 Paket Ramadan untuk Warga Medan (Dok. Kementerian Imipas)

MEDAN, IDN Times – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat. Di bawah instruksi langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. jajaran wilayah Sumatera Utara menggelar aksi bakti sosial masif bertajuk "Ramadan Berbagi", Rabu (11/3/2026).

Aksi nyata ini menyasar dua titik utama di Kota Medan, yakni Komplek Bumi Seroja Permai dan Pesanggrahan Pendawa, Marendal. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 4.000 paket bantuan disalurkan secara sistematis untuk memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan selalu menekankan agar kami menebar manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat. Bakti sosial ini adalah wujud responsibilitas sosial, guna memperkuat kepercayaan publik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Parlindungan di tempat terpisah.

Kegiatan ini menjadi potret sinergi solid antara unsur Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tim dari Kanim Kelas I Khusus TPI Medan, Kanim Kelas I TPI Polonia, hingga jajaran Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut bergerak bersama menggandeng penggiat kemanusiaan.

Sebanyak 1.500 paket didistribusikan di wilayah Medan Sunggal, sementara 2.500 paket lainnya disalurkan di kawasan Marendal.

Langkah strategis Kemenimipas ini mendapat apresiasi luas dari warga penerima manfaat, yang menilai kegiatan ini sebagai dukungan moril dan ekonomi yang sangat berarti di tengah ibadah puasa.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI melalui jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut, membuktikan bahwa Kemenimipas berkomitmen menjalankan fungsi yang komprehensif. Yaitu profesional dalam pelayanan, penegakan hukum dan menjaga pintu gerbang negara, namun tetap humanis dan dekat.

Editorial Team