Medan, IDN Times - Mualaf Qur'an Centre Kampung Madras Kota Medan binaan Yayasan India Muslim Sumut tidak hanya mendukung para mualaf, tetapi juga berkontribusi mendukung pada kegiatan gerakan dakwah hingga kepedulian sesama umat muslim. Dalam bulan suci Ramadan, para mualaf memiliki kegiatan rutin khususnya pada Jumat untuk berbuka bersama dan berbagi makanan di jalan.
Program Mualaf Qur'an Centre Medan saat Ramadan, Kajian hingga Berbagi

1. Setiap hari Jumat Mualaf Centre menggelar kajian rutin khususnya di bulan Ramadan
Koordinator Mualaf Centre Kampung Madras Kota Medan, Shaleh Arifin menjelaska, setiap hari Jumat mereka menggelar kajian rutin khususnya di bulan Ramadan. Adapun kegiatan tersebut yakni untuk Minggu pertama di Masjid Ghaudiyah dengan kajian sekaligus buka bersama. Kemudian, Minggu kedua pada Jumat di Masjid Ubudiyah buka puasa dan kajian.
Pada Jumat (6/3/2026) memasuki hari Jumat ketiga, akan menggelar buka bersama menyajikan menu nasi kari di Masjid Taj-Ul Madras dengan kajian. "Untuk Minggu keempat belum tahu, tapi setelah Minggu keempat para mualaf akan membagikan takjil di pasar. Nanti mualaf kumpul semua sekitar 10 atau belasan orang bagikan takjil di jalan," ucap Shaleh kepada IDN Times.
Sebelumnya, Mualaf Centre juga mengikuti festival mualaf, mulai dari perlombaan mualaf se-Sumut pada pekan lalu. "Lomba Azan, ayat pendek dan lainnya kami termasuk yang juara. Tiap tahun ada festival kita ikut," tuturnya.
2. Besok akan ada buka puasa bersama dengan mualaf di Taj Ul Madras
Usai kegiatan, sebelum lebaran pada hari ke-3 atau 4, Mualaf Centre ini akan membagikan sembako seluruh mualaf dengan 100-an mualaf. Targetnya, ada 60 mualaf yang akan berbuka puasa di Taj Ul Madras serta melakukan kajian.
"Saat menjelang puasa kita bagi sembako, nah ini persiapan idul Fitri bagi sembako lagi. Selain itu kemaren kita subuh-subuh pengurus keliling, ada 10 hari dari mulai pukul 04.00 WIB bagi sedekah sahur dari Mualaf Centre," sambungnya.
3. Seluruh umat beragama Islam diminta memberikan perhatian kepada mualaf untuk menjaga akidah mereka
Shaleh juga mengatakan untuk tahun ini 2026 lebih kurang dari bulan Januari hingga kini ada 10 orang yang sudah masuk Islam. Data yang tercatat untuk keseluruhan ada sebanyak 260-an orang yang telah masuk Islam di Mualaf Centre. Dia berharap seluruh umat beragama Islam bisa sama-sama memberikan perhatian kepada mualaf untuk menjaga akidah mereka.
"Harapan kami untuk semua umat Islam, ini bukan tanggung jawab kami saja, tetapi tanggung jawab semua umat muslim untuk menjaga akidah mereka dan memberikan perhatian. Karena, mualaf ini benar-benar harus dilembutkan hatinya, seperti kita jaga anak kecil gak boleh terlalu keras dan ada ketegasan. Menghadapi mualaf ini beda dengan yang sudah Islam, karena senstifinya," pungkasnya.