Medan, IDN Times – Begitu azan Zuhur berkumandang, para santri bergegas. Merapikan sarung, membasuh wudu dan langsung masuk ke dalam masjid.
Beberapa senior di pesantren memberikan hitungan agar para santri junior mempercepat gerakan. Hanya hitungan dua menit, masjid Jami’ yang ada di Pesantren Ar-Raudhlatul Hasanah, langsung penuh dengan santri.
Pemandangan ini terjadi pada tiga Ramadan, Sabtu (21/02/2026). Usai salat zuhur, pengeras suara kembali bergema dengan bahasa Arab. Memerintahkan para santri membentuk kelompok-kelompok berbentuk lingkaran. Satu kelompok diisi dengan delapan sampai 10 santri.
Pengeras suara masjid kembali bergema. Melantunkan surat Al Fatiha yang langsung diikuti para santri. Tadarus pun dimulai.
