Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Duel Medan Falcons Tirta Bhagasasi kontra Jakarta Garuda Jaya di Gor Voli Indoor Sport Centre Sumut, Kamis (15/1/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
Duel Medan Falcons Tirta Bhagasasi kontra Jakarta Garuda Jaya di Gor Voli Indoor Sport Centre Sumut, Kamis (15/1/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Intinya sih...

  • Medan Falcons Tirta Bhagasasi kalah 1-3 dari Jakarta Garuda Jaya di Gor Voli Indoor Sport Centre Sumatra Utara.

  • Falcons unggul di set kedua, tetapi Garuda Jaya tampil kompak dan memenangkan pertandingan dengan skor 25-23, 25-22, 20-25, 25-23.

  • Pelatih Ariyanto Joko Sutrisno menyebut masalah pertahanan dan kesalahan servis sebagai faktor kekalahan timnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Deli Serdang, IDN Times- Tim putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi gagal meraih kemenangan pada aksi perdananya di depan pendukung sendiri Gor Voli Indoor Sport Centre Sumatra Utara, Kamis (15/1/2026). Falcons tumbang 1-3 dari Jakarta Garuda Jaya.

Falcons diperkuat pemain asingnya Liosbel Mendez Iglesias bersama Mochamad Teguh, Hayun Muhammad, Gunawan dan Slamet Rudianto di awal pertandingan. Laga ketat langsung tersaji. Namun pasukan asuhan Nur Didayanto memberi perlawanan. Tanpa pemain asing, Garuda Jaya tampil kompak. Hilarius Galang jadi kunci di set pertama dan membawa Garuda Jaya unggul 25-22.

Di set kedua, Falcons bangkit. Fahri Septian dengan servis-servis tajamnya menyulitkan lawan melakukan receive. Hal ini dimanfaatkan Mendez untuk mendulang poin. Mereka unggul 25-23 di set kedua dan membuat skor imbang 1-1. Pada set ketiga, tuan rumah kembali menurun. Hal ini dimanfaatkan Garuda Jaya hingga berhasil unggul 25-20.

Set keempat berlangsung menegangkan. Upaya Falcons menyamakan angka mendapat ujian dari defence lawan yang ketat. Jakarta Garuda Jaya yang tertinggal di awal set membalikkan angka bahkan menjauh menjadi 16-13 lewat spike Haikal. Falcons membuat beberapa kesalahan servis sehingga lawan menjaga asa 19-16. Kesalahan servis Antho Berityawan membuat lawan unggul empat angka 20-16. Dilanjutkan dengan smash Bagas Wijanarko hingga Falcons unggul 21-16.

Falcons nyaris bangkit lewat tiga angka beruntun dan kesalahan net Garuda Jaya sempat membuat Falcons menipiskan angka menjadi 19-21. Kapten Falcons Hayun membuat dua spike beruntun dan sempat membuat skor imbang 23-23. Namun spike Dawuda dilanjutkan blok dari Zaki membuat Garuda Jaya memenangkan set keempat 25-23. Garuda Jaya meraih kemenangan 3-1.

Dawuda opposite hitter dari Garuda Jaya menjadi pemain terbaik di match tersebut dengan mencetak 19 poin. Dawuda mencatat 17 poin dari spike dan 2 poin servis.

Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno mengatakan masalah pertahanan kembali jadi faktor. Sebelumnya mereka juga tumbang dari Jakarta Bhayangkara Presisi.

“Kami masih kalah di pertahanan, sama seperti saat kalah dari Bhayangkara. Pertahanan kami belum serapi Jakarta Garuda Jaya. Selain itu, kami juga sering gagal servis. PR-nya masih sama seperti pertandingan pertama,” ujar Ariyanto.

Editorial Team