Tangan Asmi diinfus di RS Pirngadi (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Ibu Asmi bernama Romanda Siregar tak henti-henti menitikkan air matanya. Di kamar Rumah Sakit Pirngadi, ia tampak berkali-kali mengelus kepala mungil anaknya sembari meloloskan kalimat-kalimat yang menguatkan bocah 4 tahun itu.
"Kejadiannya hari Senin sore jam 19.00 di Jalan Yos Sudarso tepat di depan Kantor Pos sebelum rumah sakit PHC, Belawan. Saat itu kami menyewa becak motor hendak menjemput suami saya, karena suami saya ada acara tahun baruan di rumah temannya," ungkap Romanda kepada IDN Times, Selasa (6/1/2025).
Saat melintasi Jalan Yos Sudarso dekat Kantor Pos, suasana tiba-tiba menjadi mencekam. Gerombolan remaja membawa senjata tajam, tameng, hingga senapan angin saling menyerang. Nahasnya becak yang dikendarai Romanda dan anaknya tak bisa melintas.
"Saat becak kami mau lewat, seketika itu ada orang tawuran antara kampung. Mereka balas-balasan menyerang. Nggak tahu tiba-tiba dari mana peluru datang. Anak saya langsung teriak, 'Mak!' katanya. Ternyata sudah darah semua kepala anak saya," lanjutnya.