Langkat, IDN Times - Masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sunatera Utara, 'menggeruduk' kantor Bupati dan DPRD Langkat. Mereka memertanyakan bantuan pemerintah yang diduga tidak tepat sasaran. Sejauh ini masih ada masyarakat belum masuk dalam data penerima bantuan pemerintah.
"Rumah warga di desa dan kelurahan di Kecamatan Besitang mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat. Namun belum seluruhnya terakomodasi dalam pendataan," kata Roy, salah seorang perwakilan masyarakat, Selasa (31/3/2026).
Masyarakat Korban Banjir Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Langkat

1. Masyarakat berharap korban terdampak banjir tidak terabaikan
Untuk itu, dirinya dan beberapa warga berharap agar masyarakat yang sama-sama terdampak banjir tidak terabaikan. Kedatangan masyarakat ini langsung diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rudi Kinandung, di Jentera Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat.
Beberapa perangkat pemerintahan turut hadir dalam pertemuan ini. Disini Rudi Kinandung menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah arahan Bupati, Syah Afandin, terus berupaya memberikan solusi terbaik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat terdampak.
2. Pemkab tegaskan sebanyak 1.381 keluarga telah terdata sebagai penerima bantuan
Ia mengaku, saat ini sebanyak 1.381 keluarga telah terdata sebagai penerima bantuan, berupa bantuan jaminan hidup, bantuan isi hunian sementara, maupun hunian tetap, serta bantuan stimulan ekonomi bagi korban bencana banjir Kabupaten Langkat.
Rudi memastikan, pemerintah tidak akan menutup mata terhadap warga yang belum terdata dan akan segera mengambil langkah lanjutan.
"Bagi masyarakat yang belum masuk dalam data yang rumahnya dalam katagori rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan, dan hanya sekedar terdampak banjir saja, yang sementara belum masuk katagori yang bisa diberikan bantuan. Namun demikian bila ada ketentuan baru dari pusat untuk mendata atau mengakomodirnya, Pemkab Langkat siap melaksanakanya," jelas Rudi.
3. Pemkab akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan kelurahan
Rudi menambahkan, bahwa Pemkab Langkat akan kembali berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan untuk melakukan verifikasi ulang data warga terdampak. Langkah ini guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan tidak ada masyarakat yang tertinggal.
"Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memberikan rasa keadilan, kepastian, serta perlindungan kepada masyarakat yang terdampak musibah banjir, khususnya di Kecamatan Besitang," tegas Rudi.
Penyataan ini disambut baik oleh seluruh masyarakat yang melakukan audensi kepada pemerintah daerah. Dengan kondisi ini, mereka berharap besar ada perlakuan adil bagi seluruh masyarakat terdampak banjir beberapa waktu lalu. Masyarakat akhirnya membubarkan diri dalam aksi damai ini dan kembali ke rumah masing-masing.