Medan, IDN Times- Ramadhan menjadi sosok sentral dalam kemenangan Bekasi City atas Persiraja Banda Aceh pada pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026. Menghadapi mantan klubnya, putra asli Aceh itu tampil sebagai pembeda lewat gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 di Stadion Purnawarman, Purwakarta, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Laga berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. Kedua tim tampil disiplin dengan tempo permainan yang cukup cepat, terutama dalam duel-duel di lini tengah. Persiraja mencoba mengambil inisiatif, sementara Bekasi City bermain sabar menunggu momen yang tepat untuk menyerang.
Babak pertama berjalan alot. Wasit harus mengeluarkan kartu kuning untuk S. Hizbullah pada menit ke-21, disusul Popalzay O. enam menit kemudian. Meski beberapa peluang tercipta, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap imbang 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bekasi City mulai meningkatkan tekanan. Intensitas serangan ditambah dengan variasi umpan ke kotak penalti. Momentum itu akhirnya datang pada menit ke-62.
Ramadhan, yang pernah berseragam Persiraja, sukses memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Dengan penyelesaian yang tenang, ia menaklukkan penjaga gawang dan membawa Bekasi City unggul 1-0. Gol tersebut terasa emosional, mengingat ia mencetaknya ke gawang tim yang pernah dibelanya.
Tertinggal satu gol, Persiraja langsung merespons dengan melakukan pergantian pemain pada menit ke-67. Ridwan F. dan Jackson Tiwu dimasukkan untuk menambah daya serang. Tekanan demi tekanan dilancarkan di sisa waktu pertandingan, namun solidnya lini pertahanan Bekasi City membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Bekasi City. Tambahan tiga poin ini menjaga posisi mereka tetap kompetitif di papan atas dan terus menempel ketat tiga besar klasemen.
Sementara bagi Persiraja, kekalahan ini membuat mereka gagal menggeser PSMS di posisi 5 klasemen. Keduanya sama-sama menelan kekalahan. Sehari sebelumnya PSMS tumbang dari Persekat. PSMS mengoleksi 29 poin dan Persiraja di bawahnya dengan 28 poin. Persiraja juga belum pernah menang sejak ditangani Jaya Hartono menggantikan Akhyar Ilyas.
