Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar 5 Rest Area Jalan Tol Trans Sumatra di Sumut
Rest Area Km 99 Tol Kutepat Seksi Tebing Tinggi – Indrapura. (Dok. Himawas)

Medan, IDN Times – Peningkatan trafik lalu lintas terjadi di sejumlah ruas tol di Sumatra Utara jelang lebaran 2026. Dari Medan hingga arah Parapat dan Aceh, jalur tol kini tak lagi sekadar lintasan cepat—tetapi juga menghadirkan titik-titik jeda yang semakin nyaman.

Rest area menjadi ruang penting bagi pemudik.  Di Sumut, sejumlah rest area kini hadir dengan fasilitas yang semakin lengkap, mulai dari tempat ibadah hingga SPKLU untuk kendaraan listrik. Berikut daftar rest area di ruas tol Trans Sumatra yang bisa dimanfaatkan pemudik:

1. Rest Area KM 10 Medan–Binjai

Situasi SPKLU PLN dan SPKLU Mobile di Rest Area Tol Km 172B. (Dok. PLN UID Lampung).

Tak jauh dari hiruk-pikuk Kota Medan, rest area KM 10 di ruas Medan–Binjai menjadi salah satu titik istirahat paling strategis. Dengan luas lebih dari 6 hektare, kawasan ini terasa seperti “mini kompleks layanan” di tengah perjalanan.

Begitu masuk, pemudik disambut area parkir yang lapang—cukup menampung ratusan kendaraan kecil dan puluhan kendaraan besar. Di dalamnya ada fasilitas yang terbilang lengkap: masjid, toilet umum hingga toilet difabel, ruang laktasi, klinik, hingga bengkel.

Bagi yang ingin mengisi energi, tersedia food court UMKM dan restoran. SPBU juga sudah tersedia, sementara fasilitas pengisian kendaraan listrik (SPKLU) masih dalam tahap perencanaan.

2. Rest Area KM 118 Indrapura - Kisaran

Rest Area Km 99 Tol Kutepat Seksi Tebing Tinggi – Indrapura. (Dok. Himawas)

Jika perjalanan mulai terasa panjang, rest area INKIS di KM 118 A dan KM 119 B bisa jadi tempat singgah yang pas—terutama bagi pemudik yang membawa keluarga.

Konsepnya lebih segar: tak hanya menyediakan fasilitas dasar seperti toilet, musala, dan SPBU, tetapi juga ruang terbuka hijau dan taman bermain anak. Anak-anak bisa memanfaatkan fasilitas untuk bermain.

Selain itu, rest area juga diisi oleh tempat kuliner UMKM lokal. Sehingga pemudik bisa beristirahat sembari mengisi perut atau sekadar menyantap kudapan.

3. Rest Area KM 65 Medan – Tebingtinggi

SPBU yang berlokasi di rest area 519 B Sragen. (IDN Times/Larasati Rey)

Di ruas Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, rest area KM 65A dan 65B sudah lama dikenal sebagai salah satu yang paling lengkap di Sumut.

Di sini, rest area tak lagi sekadar tempat berhenti. Masjid dengan desain estetik berdiri megah, toilet bersih terawat, dan deretan tenant kuliner serta gerai kopi membuat suasana terasa hidup.

Yang menarik, rest area ini juga dilengkapi SPKLU Ultra Fast Charger—yang disebut sebagai yang pertama di rest area Sumatera. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan para pengguna kendaraan listrik untuk mengisi daya.

Ditambah lagi, tersedia layanan top-up e-toll, minimarket, hingga spot foto yang kerap dimanfaatkan pemudik untuk mengabadikan perjalanan mereka.

 

4. Rest Area KM 99 Kuala Tanjung – Parapat

Fasilitas rest area fungsional Cipali (Dok. Astra Cipali)

Berbeda dari rest area lainnya, titik istirahat di KM 99A dan 99B ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat menawarkan pengalaman yang lebih “bercerita”.

Di sini, pemudik tak hanya beristirahat, tetapi juga bisa singgah di galeri budaya yang menampilkan kearifan lokal Sumatra Utara. Meski masih beroperasi secara fungsional untuk mendukung arus mudik 2026, konsep ini memberi warna baru dalam perjalanan.

Fasilitas dasar seperti toilet, tempat ibadah, dan tenant makanan tetap tersedia—cukup untuk jeda sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Danau Toba.

5. Rest Area KM 41 Binjai–Langsa

Rest Area Km 99 Tol Kutepat Seksi Tebing Tinggi – Indrapura. (Dok. Himawas)

Sementara itu, di ruas Binjai–Langsa, rest area KM 41A hadir dengan fasilitas yang lebih sederhana. Area parkir luas, toilet, serta beberapa kantin atau restoran kecil menjadi andalan.

Meski belum semegah rest area lain, keberadaannya tetap vital—terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak jauh menuju Aceh.

Editorial Team