Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Listrik Sumut Padam, Warkop Disesaki Warga untuk Isi Daya
Warga memadati salah satu warung kopi (Warkop) di kawasan Jalan Setia Budi Medan, Jumat (23/5/2026). (IDN Times/Prayugo Utomo)
  • Pemadaman listrik melanda Sumatra Utara dan beberapa provinsi lain sejak Jumat malam, dengan sebagian wilayah masih padam hingga keesokan paginya.
  • Warga Medan berbondong-bondong ke warkop dan kafe yang memiliki genset untuk mengisi daya perangkat elektronik mereka.
  • Pemadaman diduga akibat kerusakan jalur distribusi listrik di kawasan Jambi, sementara sebagian daerah sudah mulai kembali menyala meski belum merata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Listrik di Sumatra Utara dan sejumlah provinsi lain yang padam sejak Jumat (22/5/2026) belum seluruhnya menyala. Sejumlah daerah sudah menyala kembali. Namun masih ada daerah yang masih padam selama lebih dari belasan jam.

Seperti di Kecamatan Medan Marelan, hingga Sabtu (23/5/2026) pagi, listrik masih padam. Sejumlah warga memilih datang ke kafe-kafe untuk mengisi daya listrik.

Sejumlah tempat kuliner jadi sasaran warga. Seperti yang terpantau di kawasan Jalan Setia Budi, Kota Medan malam tadi, disesaki warga. Mereka berebut stasiun pengisian daya. Bahkan, beberapa orang rela mengantre agar mendapatkan tempat duduk.

Adil Nugraha, menjadi salah satu warga yang memanfaatkan warung kopi untuk mengisi daya perangkat elektroniknya. Jejaka 29 tahun ini, sudah tiba di Warkop tidak lama listrik padam.

"Begitu tahu pemadaman hampir seluruh Sumatra, saya langsung berinisiatif cari warkop yang ada genset-nya. Karena beberapa gawai saya sudah mulai habis baterainya," ujar Adil.

Kata Adil, awal saat dia mendatangi Warkop, pengunjung belum ramai. Warga mulai berdatangan sekitar pukul 20.00 WIB. Semua terminal pengisian daya yang tersedia di Warkop langsung penuh terisi oleh pengisi daya. Gawai, tablet, komputer jinjing hingga bank daya, tergeletak di atas meja.

"Jadi memang sekalian cari makan malam, saya maksimalkan untuk isi baterai dulu. Karena kita tidak tahu, kapan listriknya akan padam," kata Adil.

Selain mengeluhkan padamnya listrik, adil juga menyayangkan kondisi sinyal telepon yang lemah. Sehingga dia kesulitan untuk melihat perkembangan informasi di internet.

"Agak kesulitan juga mau menanyakan kabar keluarga di kampung," ujar laki-laki yang juga aktif pada upaya konservasi lingkungan ini.

Adil berharap, pemadaman listrik tidak berlangsung lama. "Semoga bisa lekas diperbaiki kerusakannya," pungkasnya.

Beberapa daerah sudah hidup listriknya. Seperti di kawasan Jalan Halat, Helvetia hingga Medan Tembung. Namun belum merata. Bahkan ada beberapa daerah yang sempat menyala listriknya, kembali padam.

Untuk diketahui, pemadaman listrik terjadi sejak pukul 18.45 WIB di Kota Medan. Pemadaman juga terjadi di sejumlah provinsi, mulai dari Aceh, Sumut, Jambi hingga Sumatra Barat. Pemadaman diduga terjadi karena kerusakan jalur distribusi listrik di kawasan Jambi.

Editorial Team